/
Kamis, 02 Februari 2023 | 10:27 WIB
Ilustrasi WIL (Pixabay/Khusen Rustamov)

Dalam pekerjaan ada reward and punishment. Begitu pula dengan situasi Kompol D, yang mobilnya dipinjam oleh wanita idaman lain alias WIL.

Dalam kasus kecelakaan Selvi Amalia Nuraeni, mahasiswi Universitas Suryakancana Cianjur yang ditabrak Audi A6 dan dikemudikan terdakwa Sugeng Guruh Gautama Legiman, nama Kompol D disebut-sebut oleh penumpang perempuan yang menyebutkan sudah meminta izinnya agar masuk konvoi.

Kekinian, nama Kompol D telah diterangbenderangkan sebagai Kompol Dwi Yuniar Mukti Setiawan.

Dikutip dari Suara.com, sosok yang diberi inisial Kompol D dimutasi oleh Polda Metro Jaya. Kondisi terkait profesi sebagai anggota Kepolisian RI tercantum dalam Surat Telegram bernomor ST/41/I/KEP./2023 tertanggal 31 Januari 2023.

Kompol Dwi Yuniar Mukti Setiawan dimutasi dari jabatan Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Mutasi ini dalam rangka peningkatan kemampuan dan pembinaan karier masing-masing personel," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

"Untuk keseimbangan organisasi, juga komitmen dan konsekuensi. Apabila ada pelanggaran tentu pada punishment," lanjutnya.

Kembali ke kilas balik peristiwa yang menyeret nama Kompol D atau Kompol Dwi Yuniar Mukti Setiawan, ia disebut-sebut oleh perempuan bernama N yang menjadi penumpang Audi A6 dengan driver Sugeng Guruh Gautama Legiman, terdakwa menabrak mahasiswi Universitas Suryakancana Cianjur,kejadian pada Jumat (20/1/2023) pukul 14.55 WIB di Jalan Raya Bandung, Kabupaten Cianjur.

Kompol Dwi Yuniar Mukti Setiawan dikenai peraturan kode etik yang berdampak terhadap citra Polri. Khususnya kasus teman istimewa atau Wanita Idaman Lain alias WIL, dengan inisial N. WIL inilah peminjam Audi A6 serta menyebutkan diri sebagai istrinya.

Kompol Dwi Yuniar dikenal sebagai sosok yang memiliki banyak prestasi.  Termasuk Purna Paskibraka 2004, sebagai pengibar bendera Merah Putih di Istana Negara. Juga diberangkatkan ke Australia dalam misi pertukaran budaya, serta masuk ke Akademi Kepolisian.

Lulus dari Akademi Kepolisian pada 2009, sebelum menjabat di Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya bertugas sebagai Kanit Krimsus di Polres Kabupaten Bekasi.

Load More