Beredar kabar yang menyeret nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Mobil milik putra sulung Presiden Joko Widodo ini dikabarkan menjadi target penyerangan.
Dalam kabar ini disebutkan pula jika penyerangan mobil tersebut merupakan buntut dari aksi Gibran Rakabuming Raka mengunggah foto bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan, mengenakan baju KPK.
Informasi ini didapat melalui unggahan kanal YouTube INFO POPULER pada 9 Januari 2023.
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Gawat !! Mobil Gibran Tiba-Tiba Di Serang, Usai Posting Foto Anies Pakai Baju KPK !!"
"BREAKING NEWS. MOBIL GIBRAN DIHANCURKAN USAI POSTING FOTO ANIES PAKAI BAJU KPK."
Selain itu, melalui thumbnail video yang dibagikan, terlihat potret para wargan yang sedang menyerang mobil dinas berplat merah diduga milik kakak Kaesang Pangarep tersebut.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: 4 Sumber Kekayaan Gita Savitri, Tuai Kontroversi Setelah Ngaku Awet Muda Gegara Childfree
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim mobil Gibran Rakabuming Raka tiba-tiba diserang gegara unggah foto Anies Baswedan menggunakan baju tahanan KPK adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut sama sekali tidak mengulas ataupun menjelaskan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Tayangan ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda yang diedit sedemikian rupa menjadi satu. Separuh video tersebut berisi tanggapan dari beberapa pihak mengenai unggahan Gibran yang mengunggah foto Anies Baswedan masuk ke gorong-gorong.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul Anies-Gibran Saling Balas Cuitan Disorot Warganet: Elitenya Haha-Hihi, Akar Rumput pada Berantem yang diunggah oleh dexcon.suara.com pada 4 Januari 2023.
Artikel ini mengulas cuitan Anies Baswedan yang membalas twit milik Gibran Rakabuming Raka. Pasalnya Gibran mengunggah foto mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut saat sedang berada di gorong-gorong.
Kesimpulan
Tag
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Kantongi Penyebar Fitnah Keluarganya, Masih Orang Dekat?
-
Gerindra Berperan Besar, Pujian Jokowi ke Prabowo Dinilai Bukan Cuma Omong Kosong
-
Gibran Rakabuming Masuk Daftar Kader PDIP untuk Pilgub DKI
-
Sesal Petinggi Demokrat Usai Gibran Ditangkap Di Masjid Nabawi: Harusnya Fokus Ibadah Saja
-
Jelang Tahun Politik, Jokowi Minta Media Massa Dorong Pemilu 2024 Berjalan Jujur dan Adil
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Coffee Fair Alfamart April 2026: Diskon Kopi Favorit Mulai Rp6 Ribuan, Beli 1 Gratis 1
-
Sudah Bayar Pajak, Motor Justru Hilang di Samsat Palembang, Ini 5 Fakta Mengejutkan
-
Ice Cream Fair Indomaret April 2026: Diskon Besar Hingga 50 Persen, Beli 4 Gratis 2
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam