Pendukung Bharada E, dukung juga Brigadir Yoshua, pinta ibunda Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Sidang vonis atau pembacaan amar hukuman Bharada E atau Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu baru saja diputus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hasilnya adalah hukuman bui 1 tahun 6 bulan penjara.
Dipantau dari live streaming televisi, ekspresi Richard Eliezer Pudihang Lumiu adalah menangkupkan kedua telapak tangannya penuh syukur. Sementara Rosti Simanjuntak dan Samuel Hutabarat duduk mendengarkan pembacaan vonis hukuman Bharada E ditemani kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Rosti Simanjuntak tampak memeluk pigura foto putra sulungnya--anak kedua dari empat bersaudara, lelaki tertua--Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Kemudian datang beberapa orang yang sujud di depannya mengucapkan terima kasih.
"Sejak awal kami percaya kepada Hakim, memang kami dalam duka yang sangat dalam, ada peluru yang mematikan. Sangat, sangat dalam kesedihan. Namun Eliezer berkata jujur dan bertanggung jawab," ungkap ibunda Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Sejak sejak awal dari persidangan, dia datang sujud, semoga ia menjadi manusia yang bertobat. Tunjukkan Bharada E yang suci, hargai pertemanan, jangan hanya berteman di mulut," lanjutnya,
Rosti Simanjuntak juga mengimbau adanya langkah dari institusi terkait untuk melakukan rehabilitasi atau pemulihan nama baik putranya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Semoga kepedihan yang kami rasakan bisa juga dirasakan. Jangan lagi ada kejadian menghancurkan anak muda. Dan kami inginkan pemulihan nama baik anak kami. Buat pendukung Bharada E, dukung juga Yoshua," kata ibu empat anak, dua putra dan dua putri.
Tag
Berita Terkait
-
Satu-satunya Hal Memberatkan Vonis Bharada E: Tidak Menghargai Hubungan Akrab dengan Brigadir J
-
Rosti Simanjuntak Usai Ketua Majelis Hakim Bacakan Vonis: Tuhan Menunjukkan KeajaibanNya pada Hari Ini
-
Catat! Abu Janda Janji Giveaway Rp 50 Juta Kalau Prabowo Kalah di Pilpres 2024
-
Ketimbang Ganjar dan Anies, Abu Janda Pilih Dukung Prabowo Jadi Presiden 2024
-
Relawan GP Mania Mundur dari Ganjar dan Kemungkinan Beralih Dukung Prabowo, Gerindra: Kami Tak Bisa Halangi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas