Mario Dandy Satrio (MDS) yang menganiaya David, anak pengurus GP Ansor, mengaku sebagai lulusan SMA Taruna Nusantara.
Anak pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu menulis bahwa ia masuk sekolah bergengsi SMA Taruna Nusantara pada 2019.
Hal itu juga diungkap oleh salah satu warganet yang mencari tahu identitas Mario Dandy Satrio.
"Waktu dia dibilang alumni Taruna Nusantara, aku udah curiga dia pasti keluarga Jenderal. Eh bener aja kakeknya dari pihak ibu mantan Pangdam di Pulau Jawa. Makanya pasalnya agak lunak penganiayaan anak dengan maksimal 5 tahun, next vonis biasanya maksimal 1,5 tahun remisi 6-8 bulan bebas," tulis warganet.
Namun belakangan ini terungkap bahwa Mario Dandy Satrio tidak menamatkan pendidikannya di SMA Taruna Nusantara.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Humas SMA Taruna Nusantara, Cecep Iskandar. Ia mengatakan bahwa Mario Dandy Satrio memang pernah bersekolah di SMA Taruna Nusantara, namun MDS tidak menyelesaikan pendidikannya di sana.
"Yang bersangkutan pernah bersekolah di sekolah kami sampai dengan kelas 11, tetapi kemudian pindah sekolah," ucap Cecep kepada Suara.com, seperti dikutip kembali pada Jumat (24/2/2023).
Kepindahan Mario Dandy Satrio tertuang dalam surat keterangan pindah sekolah No.Sket/566/VII/2021 pada 5 Juli 2021.
"Dengan ini kami ingin meluruskan bahwa tersangka MSD bukan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang," tambah Cecep.
Baca Juga: Kiki Kanoe Robek Surat Perjanjian Utang Ibu Ressa Herlambang di Depan Awak Media, Akui Sudah Ikhlas
Menurut informasi Suara.com, Mario Dandy Satrio tidak menyelesaikan sekolahnya saat pandemi Covid-19 mulai melanda Indonesia. Diketahui bahwa MDS tidak pernah mengikuti kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara online.
Dengan beredarnya kabar tersebut, warganet curiga jika Mario Dandy Satrio dikeluarkan dari SMA Taruna Nusantara atau drop out (DO).
"DO dari Taruna Nusantara infonya," cuit akun @m************
"DO dia dari kelas 1 udah dikeluarin dari SMA Taruna Nusantara," tambah @k**********__
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta
-
Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum
-
6 Rekomendasi Sunscreen SPF 50 PA++++ Terbaik untuk Cegah Penuaan Dini
-
4 Marketplace Bakal Potong Pajak PPh Penjual Online Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
-
Single Mom Melawan Stigma Janda Lemah: Bagaimana Irene Mengubah Luka Menjadi Kekuatan?
-
Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal
-
Bukan Messi atau Ronaldo, Legenda Perancis Jagokan Sosok Ini Raih Ballon d'Or
-
Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6
-
Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel