Anak Jonathan Latumahina menerima aksi brutal dari MDS, ini komentar komedian dan aktor Arie Kriting.
"Aduh sa pu hati hancur sekali. Tuhan, tolong kasih keadilan. Kayaknya itu pelaku psikopat. Kok bisa selebrasi gitu," demikian tulis aktor dan komedian stand-up Arie Kriting di laman media sosial Twitter atas nama akun pribadi terverifikasi, disertai emoji menangis.
Dalam bahasa Indonesia bagian timur, termasuk yang dituturkan orang-orang Maluku, sa pu atau sa pung artinya "saya punya". Dalam konteksnya Arie Kriting menyatakan betapa hatinya sangat hancur menyimak video yang menggambarkan aksi brutal pelaku penganiaya, Mario Dandy Satriyo (MDS) kepada Cristalino David Ozora, atau David Latumahina, putra dari Jonathan Latumahina--pakar IT pengurus Gerakan Pemuda Ansor atau GP Ansor. Sebuah penganiayaan yang berujung korban berada dalam kondisi koma lima hari sejak kejadian, Senin (20/2/2023) malam sekira pukul 20.30 WIB.
Dikutip dari Suara.com, Arie Kriting turut bereaksi demi melihat aksi brutal yang dilakukan Mario Dandy Satriyo, termasuk ikut pedih melihat pelaku menandak gembira dengan selebrasi ala pemain sepak bola "siiuuu".
Suami dari Indah Permatasari itu menyatakan bahwa Jonathan Latumahina, ayahanda David adalah sosok dengan pribadi mengesankan.
Om Jo, begitu sapaan Arie Kriting kepada bapak dari anak lelaki usia 17 tahun itu termasuk salah satu orang paling baik yang pernah ditemui Arie Kriting.
"Baru lihat video penganiayaan oleh anak pejabat pajak. Itu bapaknya korban (Jonathan Latumahina) orang paling baik. Beberapa kali saya pernah bertemu. Om Jo itu paling baek oww," demikian tulis Arie Kriting via akun pribadi di media sosial Twitter.
Arie Kriting mengecam aksi brutal Mario Dandy Satriyo. Aksi pelaku penganiayaan atas David Latumahina saat sudah tidak berdaya adalah tindakan seorang psikopat.
Tag
Berita Terkait
-
Sri Mulyani Resmi Copot Rafael Alun Trisambodo dari Jabatan Dirjen Pajak
-
Jonathan Latumahina, Ayah Korban Penganiayaan Terima Permohonan Maaf Keluarga Pelaku karena Berkaca kepada Putranya Sendiri
-
Kapolres Jakarta Selatan Besuk Korban Penganiayaan Mario Dandy Satriyo, Dirawat Lima Hari Belum Ada Perkembangan
-
Ayah Mario Dandy Satriyo Resmi Dicopot dari Jabatan di Kementerian Keuangan, Masih Dapat Gaji Tanpa Tunjangan
-
Pamer Harta Tanpa Sense of Crisis Jadi Dasar Pemanggilan Rafael Alun Trisambodo, Orangtua Pelaku Penganiayaan Mario Dandy Satriyo
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya