Kekinian, korban telah dikunjungi pihak Kepolisian dan keluarga fokus pada penyembuhannya mengingat masih belum sadarkan diri.
Kabar terkini dari David Latumahina (17) korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo (MDS) anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak bernama Rafael Alun Trisambodo (RAT) adalah masih dalam kondisi dirawat di ruang ICU, Rumah Sakit Mayapada Kuningan, Jakarta.
Ia mengalami cedera berat, utamanya di bagian kepala dan wajah sebelah kanan, sebagai dampak penganiayaan yang dilakukan MDS.
Dikutip dari kantor berita Antara, Rustam Hatala, paman dari David Latumahina menyatakan pihaknya terus menjaga korban yang hanya bisa dipantau dari luar ruangan. Serta mendampingi Jonathan Latumahina, orangtua David sejak hari pertama anaknya dirawat.
Disebutkan oleh Rustam Hatala, sampai hari kelima perawatan keponakannya belum bisa memberikan keterangan karena masih menjalani pengobatan secara intensif.
"Kalau gerak, sih setelah kemarin ada penanganan sempat respon satu dua kali. Setelah itu ya biasa lagi," jelas Rustam Hatala.
Ia juga menambahkan David Latumahina dikenal sebagai sosok yang pendiam. Juga jarang berkomunikasi dengannya karena tidak setiap hari bertemu.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi pada Jumat (24/2/2023) menjenguk korban penganiayaan anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan itu.
"Kami menjenguk Saudara D, korban kasus kekerasan terhadap anak yang sedang kami sidik di Polres Metro Jakarta Selatan," jelas Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.
Ditambahkannya bahwa pihaknya sudah menemui keluarga korban dan memberikan dukungan kepada mereka. Juga tidak bisa masuk ke dalam ruang ICU, sehingga hanya sampai di depan pintu untuk besuk korban yang masih belum sadarkan diri.
"Sekali lagi, kami menghaturkan prihatin dan berempati terhadap apa yang dialami oleh korban, semoga segera sembuh," lanjut Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi.
Ia menegaskan pihaknya terus berupaya mendalami dan mengumpulkan fakta-fakta serta bukti-bukti lanjutan secara prosedural dan proporsional sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Rustam Hatala sebagai paman korban juga menyatakan, seluruh kasus D didampingi Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor dan dibantu pihak Kepolisian sebagai penegak hukum.
"Pokoknya kami lebih fokus kepada kesembuhan David, karena ini sudah hampir lima hari belum ada perkembangan," ujarnya.
Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyatakan sebelumnya bahwa penganiayaan atas David Latumahina yang dilakukan MDS terjadi pada Senin (20/2/2023) malam pukul 20.30 WIB.
Kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain dua telepon genggam, sepasang sepatu milik tersangka, pakaian korban, dan satu unit mobil Jeep Rubicon berikut pelat nomor polisi serta STNK.
Kronologi peristiwa penganiayaan atas David Latumahina dimulai saat AG pacar MDS melaporkan mengalami perbuatan tidak menyenangkan yang pernah dilakukan David. Lantas AG mengirimkan pesan singkat kepada David bahwa kartu pelajarnya tertinggal, korban membagikan shareloc dan MDS datang membawa teman naik Jeep Rubicon, di antaranya S, dan menggiring korban serta melakukan pemukulan dan penendangan. Ditengarai AG juga hadir dalam peristiwa itu, sementara S merekam kejadian keji itu.
Berita Terkait
-
Ayah Mario Dandy Satriyo Resmi Dicopot dari Jabatan di Kementerian Keuangan, Masih Dapat Gaji Tanpa Tunjangan
-
Pamer Harta Tanpa Sense of Crisis Jadi Dasar Pemanggilan Rafael Alun Trisambodo, Orangtua Pelaku Penganiayaan Mario Dandy Satriyo
-
Menko Polhukam Katakan Penanganan Kasus Penganiayaan David Latumahina oleh Mario Dandy Satriyo Harus Diproses Secara Hukum
-
Sambo Pakai Relasi Kuasa atas Richard Eliezer, Mario Juga Terapkan Sama kepada Tersangka Berinisial S?
-
Polisi Gercep, Nama Inisial S Masuk Sebagai Perekam Video saat Mario Dandy Satriyo Menandak Senang Menganiaya Korban
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Kembalinya Mahkota Raja Pajajaran, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Pukau Warga Bogor
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3