Terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo, disebut rela menggelontorkan dana fantastis untuk menyogok pihak berwenang agar menunda eksekusi mati.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Warta Informasi pada Sabtu (25/2/2023).
Dalam unggahannya kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Ulur² Waktu || Smbo lakukn Svp agr eksekusiny ditund smpai diberlkukn KUHP bru."
"TUND EKSEKUSI MATI SMBO SODORKN DNA FANTSTIS."
Hingga kini, video ini telah disaksikan ratusan kali. Bahkan, tak sedikit warganet yang mempercayai klaim yang ditulis oleh kanal YouTube ini. Hal ini terlihat dari kolom komentar unggahan ini.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Ferdy Sambo rela gelontorkan dana fantastis untuk tunda eksekusi mati adalah tidak benar.
Baca Juga: Girangnya Jan Ethes Diajak Jokowi Resmikan Tol Semarang-Demak Seksi 2
Faktanya, dalam video berdurasi 5 menit 17 detik ini sama sekali tidak berisi mengenai uraian dan penjelasan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Tayangan ini justru berisi beberapa video berbeda-beda yang diedit menjadi satu. Salah satu video merekam momen persidangan Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan yang dilakukannya.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul Kapan Ferdy Sambo Dieksekusi Mati, Pakar Hukum: Prosesnya Panjang Pasti Ulur Waktu sampai KUHP Baru yang diunggah oleh KOMPASTV pada Jumat (24/2/2023).
Artikel ini mengulas soal pernyataan Pakar Hukum Pidana dari UGM, Edward Omar Sharif Hiariej, mengenai eksekusi mati terhadap Ferdy Sambo. Ia menilai jika eksekusi mati tersebut bakal melalui proses yang panjang sebelum bisa dilakukan.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Ferdy Sambo rela gelontorkan dana fantastis untuk tunda eksekusi mati.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo rela gelontorkan dana fantastis untuk tunda eksekusi mati adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Full Video Live Eksekusi Mati Ferdy Sambo dari Nusakambangan, Dipimpin Kim Jong Un, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Nikita Mirzani Bongkar Borok Syahrini, Sebut Pernah BO Bareng Anang Hermansyah, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Video Ferdy Sambo dan Istri Dieksekusi di Lembah Kematian Nusakambangan, Benarkah?
-
Mantan Sekretaris Pribadi Ferdy Sambo, Chuck Putranto Divonis Satu Tahun Penjara
-
Baiquni Wibowo Tak Ajukan Banding Atas Vonis Satu Tahun Bui, Jaksa Masih Pikir-pikir
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
ART di Pringsewu Kuras Emas dan ATM Majikan Rp46 Juta
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
-
Apakah Pompa Air Boleh Menyala Terus? Pahami Cara Mainnya Agar Tetap Awet
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil