Beredar narasi yang menyebut Rafael Alun Trisambodo menyeret nama Sri Mulyani di depan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ayah terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap David, Mario Dandy Satriyo, disebut tak mau mendekam di penjara sendiri. Ia lantas menyeret nama Menteri Keuangan tersebut di depan KPK.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube CCTV POLITIK pada Rabu (1/3/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"TAK MAU DIP3NJARA SENDIRIAN !! RAFAEL ALUN SERET NAMA SR1 MULYANI || BERITA TERKINI."
"Tak Terduga... 8 JAM DIPERIKSA KPK. RAFAEL ALUN SERET NAMA SRI MULYANI DIDEPAN PENYIDIK."
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim eks pejabat pajak tersebut menyeret nama Sri Mulyani di depan KPK adalah tidak benar.
Baca Juga: Cimory Dairyland and Resto Prigen, Wisata dengan Konsep ala Pedesaan Eropa
Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 10 detik ini sama sekali tidak menguraikan dan menjelaskan klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Tayangan ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda dan tidak saling berkaitan yang diedit menjadi satu.
Selain itu, narator dalam video ini justru hanya membacakan artikel WartaEkonomi.co.id berjudul 3 Celotehan 'Menyengat' Megawati Selama Jokowi Berkuasa, Jadi Sorotan Publik!.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Rafael Alun Trisambodo seret nama Sri Mulyani di depan penyidik KPK.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Rafael Alun Trisambodo menyeret nama Sri Mulyani saat diperiksa penyidik KPK adalah keliru.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Indra Bekti Ungkap Alasan Cerai di Depan Denny Sumargo hingga Aldila Jelita Minta Harta Gono-gini, Benarkah?
-
Besuk David Latumahina, Menko Polhukam Sebutkan Pelaku Bisa Dijerat Pasal Lebih Keras dan Tegas: 12 Tahun Penjara
-
Kumpulkan Harta Rp 56 Miliar, Rafael Alun Butuh Waktu 98 Tahun!
-
Polisi Menyatakan Mario Dandy Satriyo Bebas Pengaruh Alkohol Saat Menganiaya, Namun di Jeep Rubicon Ada Temuan Ini
-
Kuasa Hukum Mario Dandy Satriyo Menilai Pihak Manapun yang Terlibat Kasus Penganiayaan David Latumahina Mesti Diproses Hukum
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai