/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 15:08 WIB
AGH dan Mario Dandy Satriyo (Twitter)

Sudah hampir dua pekan berlalu sejak David Latumahina (17) dianiaya dengan begitu kejam oleh Mario Dandy Satriyo (20). Kini Polda Metro Jaya sudah mengambilalih kasus tersebut dan menetapkan kekasih Dandy, AGH (15) sebagai salah satu pelaku penganiayaan.

Namun Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, menegaskan bahwa AGH tidak bisa disebut sebagai tersangka lantaran masih di bawah umur.

"Ada perubahan status dari AG, meningkatkan statusnya menjadi anak yang berkonflik dengan hukum atau berubah menjadi pelaku, (tetapi) untuk anak ini tidak boleh disebut tersangka," tutur Hengki dalam konferensi persnya, Kamis (2/3/2023).

Namun sebuah fakta mencengangkan diungkap oleh paman David, Rustam Hatala. Lewat video unggahan kanal YouTube COKRO TV, Rustam mengaku melihat sendiri AGH mengemudikan Jeep Wrangler Rubicon milik Dandy.

Awalnya Rustam menceritakan Jeep Rubicon dengan plat B 120 DEN awalnya berada di kantor polisi. Saat itu plat mobilnya pun sempat difoto.

"Karena kita pas di sana datang, mobilnya kan keluar. Terus teman-teman kasih tahu, kok ini mobil yang barang bukti (keluar), karena saya waktu buat laporan sempat nanya, 'Pak, kok mobilnya nggak ada? Mobilnya keluar'," ujar Rustam, dikutip pada Sabtu (4/3/2023).

"Jawaban dari petugasnya waktu itu, 'Mobilnya dipakai untuk jemput saksi'. Saya nggak tahu prosedur seperti apa, tapi memang bahasanya seperti itu," sambungnya.

Rustam lalu menyampaikan hal tersebut kepada anggota GP Ansor yang mendampinginya.

"Tapi sekitar jam 6 atau setengah 7 mobilnya dateng, tapi platnya berubah," kata Rustam, membuka hal mencurigakan pertama yang terjadi. "Dan kita foto juga. Tadinya Broden (B 120 DEN), terus ganti jadi B berapa gitu."

Baca Juga: Dari SBY Sampai Megawati Soroti Putusan PN Jakpus Tunda Pemilu, Partai Prima: Semua Harus Menghormati!

Rustam sempat melaporkan temuan tersebut tetapi dari pihak kepolisian hanya mengiyakan dan berjanji akan mengurus hal tersebut.

Rustam mengungkap tersangka Shane Lukas (19) lah yang mengemudikan Jeep Rubicon tersebut dengan dalih menjemput saksi.

"Pada saat mobil balik, kita ada. (Yang nyetir) Agnes malah, saya melihat langsung," ujar Rustam, membuka hal mengejutkan lain yang terjadi.

"Dia dipanggil, jadi dia bersama kalau nggak salah ada perempuan yang waktu itu informasinya adalah tantenya," tutur Rustam melanjutkan.

"Yang nyetir siapa?" tanya Cheryl Tanzil selaku pembawa acara.

"Agnes. Jadi bisa dibuktiin kalau ada CCTV-nya di Polsek. Jadi mereka di mobil kalau nggak salah bertiga, Shane, Agnes, sama tantenya. Infonya waktu itu tantenya Agnes karena informasinya itu Agnes-nya kan di bawah umur, jadi harus didampingi," tandas Rustam.

Load More