/
Selasa, 14 Maret 2023 | 14:57 WIB
CEK FAKTA: Anies Baswedan Suap Ketua KPK Demi Bersihkan Nama (Turnbackhoax)

Beredar narasi yang menyatakan kalau Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyuap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri.

Informasi itu mengklaim kalau penyuapan Anies Baswedan ke Ketua KPK dilakukan agar namanya bersih.

Video ini dibagikan di media sosial Facebook lewat halaman bernama Doa Ibu pada 20 Februari 2023.

"AKU1 SEMUANYA, AN1ES AKUI SU4P FIRLI BAHURI AG4R NAMANYA BERSIH," begitu narasi yang dibuat oleh akun tersebut.

Sementara itu thumbnail video tertulis deskripsi, "DICECAR PENYIDIK KPK
ANIES AKUI KETERLIBATAN FIRLI BAHURI DI KORUPSI BANSOS DKI."

Benarkah demikian? Cek fakta di bawah ini.

PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax - jaringan Suara.com, dikutip Selasa (14/3/2023), isi video itu sama sekali tidak berkaitan dengan pengakuan Anies yang menyuap Firli Bahuri.

Salah satu cuplikan dalam video yang menampilkan mantan penyidik KPK Novel Baswedan itu justru identik dengan video unggahan dalam kanal YouTube Novel Baswedan berjudul “Formula E Timbulkan Gesekan di KPK, Hingga Teror Ular Cobra ! @Bambang_Widjojanto”.

Diketahui video itu sudah diunggah Novel pada 28 Januari 2023.

Kemudian cuplikan lain yang menampilkan Nurul Ghufron identik dengan video yang diunggah akun YouTube Kompas.com berjudul, "Pimpinan KPK Akui Terjadi Dinamika soal Penyelidikan Formula E” yang diunggah pada 17 Februari 2023.

Di sisi lain narator dalam video itu hanya membacakan artikel yang diunggah Medcom.id dengan judul “Pemanggilan Pimpinan KPK oleh Dewas Bukan Cuma Gegara Formula E” yang diunggah pada 19 Februari 2023.

Adapun thumbnail yang memperlihatkan Anies Baswedan mengenakan rompi oranye dan Firli dengan rompi merah dengan tangan diborgol juga bukan foto asli.

Foto wajah Anies dan Firli pada thumbnail video tersebut merupakan gambar yang telah diedit.

KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas maka narasi Anies Baswedan menyuap Ketua KPK Firli Bahuri dipastikan hoaks alias tidak benar.

Video itu masuk dalam konten yang dimanipulasi.

Load More