Bakal calon presiden Anies Baswedan menyatakan prihatin usai ditetapkannya Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate, sebagai tersangka di kasus korupsi BTS BAKTI Kominfo.
Awalnya Anies mengaku bangga dengan sikap Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dalam menanggapi kasus itu. Ia pun sempat berdiskusi dengannya.
"Saya bangga dengan Pak Surya Paloh. Malam hari ini kami bertemu dan kami berdiskusi," kata Anies dalam konferensi pers di NasDem Tower, Jakarta, dikutip dari Suara.com, Kamis (18/5/2023).
Dari diskusi itu ia merasa prihatin atas kasus korupsi BTS yang menjerat Johnny G. Plate.
"Saya menyaksikan ada suasana keprihatinan yang kita semua rasakan. Saya pun merasakan keprihatinan luar biasa (atas kasus Johnny G Plate)," sambung dia.
Namun eks Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu tetap bangga atas sikap yang ditunjukkan Surya Paloh.
"Malah hari ini saya menyaksikan (karakter Surya Paloh) dari dekat dan saya bangga. Saya bangga memiliki Abang seperti Bang Surya Paloh ini," puji Anies.
Capres yang diusung NasDem ini mengatakan, Surya Paloh tetap menjadi sosok yang konsisten dalam memegang prinsip di tengah cobaan berat yang menerpa. Prinsip Surya Paloh yang dimaksud adalah tetap teguh mengusung Anies sebagai capres di Pilpres 2024.
"(Surya Paloh) seorang yang kukuh dalam memegang prinsip. (Juga) dalam memegang komitmen betapa pun besar cobaan, ujian tantangan yang harus dihadapi atas sikap, atas pilihan yang dilakukan," tutur Anies.
Sebagai informasi, Johnny G Plate telah ditetapkan Kejaksaan Agung sebagai tersangka kasus korupsi dana proyek pembangunan tower base transceiver station (BTS), serta infrastruktur pendukung 1, 2, 3, 4 dan 5 Bakti Kementerian Kominfo pada tahun 2020-2022. Kerugian yang tercatat mencapai Rp 8 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional