Buya Yahya dalam kajiannya mengungkapkan bahwa melarang pasangan atau suami istri menonton video porno.
Menurut Buya Yahya, mengajak pasangan untuk menonton video porno merupakan suatu kebodohan.
Lantas, mengapa menonton video porno meski dengan pasangan itu dilarang?
Disampaikan Buya Yahya, kegiatan menononton video porno bersama pasangan hanya akan merusak. Pasalnya hal tersebut hanya akan membuat pasangan berimajinasi.
“Di khayalannya akan rusak, karena ia akan bandingkan istriku tidak seperti yang ku lihat dan suamiku tidak seperti yang ku lihat, tersiksa,” ungkap Buya Yahya dikutip dari Short YouTube @jundallahtv, Selasa (23/5/2023).
Buya Yahya menambahkan, jika seorang laki-laki mengajak istrinya untuk menonton video porno itu merupakan suatu kebodohan.
Karena secara tidak langsung, laki-laki tersebut menunjukkan kepada istrinya bahwa ia tidak begitu hebat.
“Kebodohan laki-laki adalah disaat mengajak istrinya menonton video porno, karena apa sesungguhnya dia mengajari bahwa ‘hey istriku sesungguhnya dia lebih hebat’, karena yang namanya film akan selalu ditampilkan lebih hebat,” ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'