/
Rabu, 30 Agustus 2023 | 14:23 WIB
Syakir Daulay. [Suara.com/Alfian Winanto] (Suara.com/Alfian Winanto)

Penyanyi Syakir Daulay disomasi buntut memparodikan naskah proklamasi yang ditujukan untuk promosi film.

Hal ini bermula tatkala Syakir Daulay mengunggah video yang meniru Presiden Soekarno. Ia tampil dengan peci hitam sembari memegang selembar kertas dan berbicara di depan mikrofon.

Sedangkan latar belakang video itu menampilkan foto hitam putih layaknya suasana membacakan teks proklamasi.

“Kami jomblo jomblo bangsa Indonesia menyatakeun keprihatinan kami terhadap perfilman Indonesia," kata Syakir sembari membacakan kertas yang dipegangnya, dikutip Rabu (30/8/2023).

Kemudian Syakir membacakan narasi terkait banyaknya film tentang cinta dan horor yang sedang marak di bioskop Indonesia.

"Hal hal mengenai film percintaan dan perhororan membuat kami semakin kesepian, karena tidak ada yang mau diajak jalan," kata Syakir.

"Maka dari itu, kami jomblo jomblo bangsa Indonesia menyatakeun, akan merilis film yang berperi kejombloan," dia menambahkan.

Tingkah Syakir Daulay yang memparodikan naskah proklamasi ini kemudian dikecam oleh Ketua Jaringan Alumni Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK), Moh Sofyan SH bersama Pengurus Advokat Perkumpulan Pengacara Islam.

Mereka melayangkan somasi tertulis kepada Syakir Daulay untuk meminta maaf secara terbuka ke publik.

“Meminta saudara Syakir untuk meminta maaf secara terbuka kepada keturunan para pendiri bangsa serta rakyat Indonesia,” tulis Moh. Sofyan SH melalui keterangan tertulis.

Ia menilai kalau teks proklamasi adalah sakral dan tak sepatutnya diparodikan.

Jika Syakir Daulay mengabaikan somasi ini, mereka siap membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

“Apabila Syakir Daulay mengabaikan somasi terbuka kami, maka kami akan melakukan langkah-langkah hukum serta tindakan hukum baik perdata maupun pidana,” tegasnya.

Load More