/
Jum'at, 29 September 2023 | 16:00 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo rampung menjalani pemeriksaan di Gedung C1 atau gedung lama KPK, Jakarta, Senin (19/6/2023). (Suara.com/Yaumal)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sejak Kamis (28/9/2023). Hal ini merupakan tindak lanjut dari penyelidikan tiga klaster kasus korupsi di lingkup Kementerian Pertanian yang diduga turut menyeret sang pimpinan.

Bahkan belakangan beredar kabar bahwa mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu telah ditetapkan menjadi tersangka KPK. Namun bila menilik rekam jejaknya selama menjabat sebagai menteri, ternyata korupsi bukan satu-satunya kontroversi yang pernah mengguncang kariernya.

Dilansir dari berbagai sumber, setidaknya ada 6 kontroversi yang pernah mewarnai perjalanan kariernya sebagai menteri pertanian:

1. Isu Korupsi Kementerian Pertanian

Yang terbaru tentu saja dugaan Syahrul Yasin Limpo terlibat dalam pusaran kasus korupsi di Kementerian Pertanian. Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut ada 49 pejabat Kementan yang dianalisis keterangannya terkait kasus korupsi ini.

“Termasuk Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian. KPK tengah mengusut tiga klaster dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian,” kata Ali, dikutip dari Suara.com, Jumat (29/9/2023).

2. Kalung Anti Covid-19

Salah satu kontroversi terbesar Syahrul adalah ketika mengklaim Balitbangtan telah menemukan kalung antivirus Corona ketika pandemi Covid-19 melanda. Bahkan Syahrul dan jajarannya terlihat dengan bangga mengenakan kalung tersebut.

“Antivirus Corona hasil Balitbangtan, (berbahan) Eucalyptus pohon kayu putih, dari 700 jenis satu yang bisa mematikan virus Corona. Hasil lab ini mengusir virus,” ungkap Syahrul pada Juli 2020 silam, sembari menambahkan bahwa kalung tersebut akan segera diperbanyak.

Baca Juga: Mentan SYL Diisukan Tersangka Korupsi, Mana Janji Surya Paloh Bubarkan NasDem Jika Kader Curi Duit Rakyat?

Namun tentu saja narasi Syahrul disangsikan banyak pihak termasuk oleh ilmuwan. Di sisi lain, faktanya diperlukan waktu kurang lebih tiga tahun sampai pandemi Covid-19 dinyatakan berlalu dan salah satu penanggulangan utamanya adalah dengan vaksin.

3. Koar-koar Ekspor Beras

Bulan Juni 2022 lalu, Syahrul juga sempat mengungkit perihal wacana ekspor beras. Tak main-main, menurutnya Cina meminta Indonesia untuk mengimpor 2,5 juta ton beras dalam kurun waktu satu tahun. 

Namun pernyataannya ini kemudian dianggap berlebihan oleh sejumlah pihak sebab nyatanya Indonesia masih melakukan impor beras. Anggota DPR RI juga sempat mengkritik klaim Syahrul dan meminta menteri dari Partai NasDem itu untuk fokus mengamankan kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu.

4. Tunjuk Lesti Kejora Jadi Duta Petani Milenial

Penunjukan yang dilakukan beberapa pekan lalu ini membuat Kementan dan Lesti Kejora menjadi sorotan publik. Pasalnya Lesti dianggap tidak mempunyai kecakapan yang cukup untuk dijadikan duta petani milenial kendati Kementan mengklaim dunia pertanian dekat dengan kehidupan istri Rizky Billar tersebut.

Load More