Evan Soumilena, pemain Timnas Futsal Indonesia, minta maaf kepada para pecinta futsal Tanah Air atas keputusannya meninggalkan karier di Eropa, bersama klub futsal top Portugal ADCR Caxinas.
Pivot Timnas Futsal itu mengatakan meski pun bermain di Eropa adalah mimpi terbesarnya, tetapi kariernya di kepolisian memaksanya untuk pulang kembali ke Indonesia.
"Terima kasih dan maaf untuk semua pecinta futsal Indonesia. Saya tahu kalian kecewa dan saya pun merasakan hal yang sama," beber Evan di Instagram, Senin (23/10/2023).
"Saya berharap kalian mau mendoakan saya agar semua urusan saya dilancarkan, dan saya bisa kembali bermain futsal," tutup pemuda kelahiran Papua 26 tahun silam itu.
Sebelumnya Evan menerangkan alasannya meninggalkan Portugal adalah karena pekerjaan dan kedinasannya di Tanah Air. Evan diketahui juga adalah anggota polisi aktif.
"Bermain futsal di Eropa itu adalah mimpi besar saya, tapi saya juga harus bertanggung jawab atas pekerjaan dan kedinasan saya di Indonesia," beber Evan.
Pemuda kelahiran Jayapura, Papua itu diketahui menjadi polisi sejak lulus pendidikan bintara di Sulawesi Utara pada 2016 lalu. Per 2022 lalu ia sudah berpangkat Brigadir Polisi Dua di Kepolisian Daerah Papua.
Diwartakan pada Senin, ADCR Caxinas mengumumkan bahwa Evan Soumilena memutuskan untuk meninggalkan klub yang bermain di kasta tertinggi liga futsal Portugal tersebut.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah di Instagram, Caxinas mengumumkan bahwa Evan memutuskan meninggalkan klub karena alasan pribadi dan keluarga.
Baca Juga: Profil Evan Soumilena, Pemain Timnas Futsal Indonesia yang Tinggalkan Klub Portugal
"Manajemen ADCR Caxinas mengumumkan bahwa karena alasan pribadi dan keluarga, Evan Holypaul Soumilena telah meminta untuk meninggalkan klub. Kami berharap ia bisa mengatasi semua masalahnya secepat mungkin," tulis Caxinas.
Evan Soumilena, pemain futsal pertama Indonesia yang bermain di Eropa, sudah mencetak satu gol bersama Caxinas. Ia mencetak gol ke-6 Caxinas, timnya saat mengalahkan Candoso pada 15 Oktober lalu dengan skor 10-0.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Cara Menggunakan Facial Foam yang Tepat, Lengkap dengan 3 Rekomendasi Produk Lokal
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Review Novel Every Day: Ketika Tokoh Utama Berganti Tubuh Setiap Hari
-
Dari Gagal Penalti dan Tekuk 2-0 Maroko, Prancis Tunjukkan Mental Juara
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi