/
Selasa, 24 Oktober 2023 | 08:05 WIB
Ilustrasi pemilu atau pemilihan umum ((instagram/@saefudinzuhri08))

Sebuah keputusan bertenggang rasa agar pesta demokrasi berjalan lancar.

Tahun depan, Pemilihan Umum atau Pemilu di Tanah Air jatuh pada 14 Februari 2024. Bertepatan dengan perayaan hari raya Rabu Abu.

Hari raya Rabu Abu adalah salah satu hari raya penting bagi umat Katolik. Pada hari itu umat Katolik melaksanakan misa di gereja, untuk menandai Rabu pertama dimulainya masa Prapaskah. Juga mengawali puasa 40 hari menjelang Paskah.

Dikutip dari unggahan TikTok atas nama Gerakan PIS Official Account, Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menggelar musyawarah yang dihadiri Romo Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo dan beberapa petinggi KAJ.

Perayaan Rabu Abu di salah satu gereja Katolik di India, tampak seorang perempuan mengenakan mantilla tengah ditandai abu oleh romo (sumber: AFP/Noah Selam)

Hasilnya adalah keputusan bahwa hari raya Rabu Abu yang jatuh pada Rabu, 14 Februari 2024 diubah menjadi 13 Februari 2024.

"Kalau pun ada misa digelar pada Rabu, waktunya adalah sore setelah jam pencoblosan pemilu selesai," jelas pembicara dari PIS.

Keputusan ini disebutkan sungguh keren, karena memberikan ruang sebesar-besarnya bagi pelaksanaan pesta demokrasi Indonesia. Sebuah wujud tenggang rasa yang mencerminkan sikap menghargai dan menghormati orang lain.

Load More