Sebelumnya, Syekh Ali Jaber sempat memberikan pernyataan di Syekh Ali Jaber Official YouTube Channel pada 4 Oktober 2021, mengenai tanda dekatnya kiamat salah satunya adalah berlomba-lomba menghiasi masjid.
"Karena ini akhir zaman, dan fitnah akhir zaman, musibah akhir zaman, banyak umat Islam yang mengikuti cara orang Yahudi, di antaranya berlomba-lomba menghiasi masjid", ungkap Syekh Ali Jaber.
Sebenarnya para ulama tidak setuju umat muslim berlomba-lomba menghiasi masjid dan menghabiskan biaya yang besar. Pasalnya, hal ini seperti kebiasaan orang Yahudi yang senang menghiasi tempat ibadahnya.
Sebelumnya, sejumlah pihak khawatir jika pembangunan Masjid Al Jabbar rancangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menghabiskan dana Rp 1 triliun di Gedebage, Kota Bandung merupakan salah satu tanda hari kiamat semakin dekat seperti yang dijelaskan Rasulullah Muhammad SAW.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Ukhuwah dan Dakwah Muhammad Cholil Nafis mencoba menjawab kekhawatiran sejumlah netizen itu.
Salah satu tanda hari kiamat semakin dekat adalah ketika berlomba-lomba membangun Masjid megah, namun tidak dimakmurkan.
“Tanda kiamat sudah dekat di akhir zaman itu bangga-banggakan dengan megahnya masjid tapi tak dimakmurkan dengan kegiatan jemaahnya,” ujar Cholil dikutip dari unggahan twitternya, @cholilnafis (6/1/2023).
Cholil kembali menegaskan, kiamat tidak akan terjadi. Kecuali, manusia telah bermegah-megahan dalam membangun masjid.
“Kiamat tidak akan terjadi hingga manusia bermegah-megahan dalam membangun masjid,” tukasnya.
Baca Juga: Telisik Kasus Suap Hakim Sudrajad, KPK Panggil 2 Saksi Penting Hari Ini
Sementara itu Menurut Syekh Ali Jaber, menghias masjid termasuk dalam salah satu tanda hari kiamat.
Bagaimana bisa menghias masjid menjadi salah satu tanda dekatnya kiamat? Simak penjelasan Syekh Ali Jaber berikut ini.
Hari kiamat disebut juga dengan istilah yaumul qiyamah, yaumul hisab dan lain sebagainya. Secara istilah, kiamat diartikan sebagai kehancuran alam semesta dan segala kehidupan di muka bumi, dibangkitkannya orang yang sudah mati kemudian dihisab amal-amalnya.
Sementara itu, Ridwan Kamil mengatakan penggunaan APBD untuk pembangunan masjid Al Jabbar merupakan kesepakatan bersama yang dibahas dengan musyawarah bersama rakyat dalam forum Musrenbang.
Ia juga menyebut tempat ibadah dari agama manapun bisa dibangun dengan dana APBD, seperti contohnya Masjid Istiqlal dan sebuah Pura di Bali.
Kemudian Ridwan Kamil menjelaskan pembangunan Masjid Al Jabbar didasarkan atas keinginan banyak pihak. Ia mengatakan 7 tahun lalu, jutaan warga Jawa Barat melalui berbagai ormas Islam menitipkan aspirasinya ke Pemprov Jawa Barat untuk dibuatkan masjid raya provinsi.
Berita Terkait
-
Masjid Al Jabbar Jadi Polemik, Kini Dibandingkan Dengan Masjid S Zayed Di Solo: "Ojo Dibandingke, Biayane Sundul Langit"
-
Pura Besakih Berstatus Cagar Budaya, Tepatkah Dibandingkan dengan Masjid Al Jabbar?
-
Pembangunan Jalan Cikarang-Cibarusah Belum Rampung, Warga Bekasi Kasih Sindiran Pedas kepada Pemprov Jabar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati