Keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mengaku menerima dengan lapang dada terkait Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E yang divonis 1 tahun 6 bulan usai menjadi justice collaborator dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Namun, seakan masih tak ikhlas melepas kepergian anaknya, ratapan pilu Ibu Brigadir J, Rosti Simanjuntak terlihat saat diundang dalam sebuah acara televisi.
Dalam kesempatan itu, tangis ibu Brigadir J pecah saat menanggapi vonis Bharada E, ia tak kuasa menahan kesedihan serta meratapi kepergian putranya untuk selama-lamanya.
"1 tahun 6 bulan memang sangat-sangat pedih tapi saya sudah ikhlaskan. Damai lah kamu nak, itu lah saya katakan waktu memeluk foto anakku, yang dengan hati dengan kehancuran, kepedihan yang sangat dalam," ungkap Rosti Simanjuntak sambil menangis.
"Dia damai bahwa mamaknya telah berjuang untuk menuntut keadilan buat dia agar kematiannya tidak sia-sia. Berjuang kami dengan Kamarudin untuk menuntaskan keadilan. Namun Tuhan telah membuat hakim sebagai perpanjangan tangannya memberikan hukuman," timpalnya kembali.
Unggahan tersebut sontak mendapatkan komentar beragam dari netizen yang melihat dan mengetahui kasusnya.
Meski ada yang menyebut hukuman yang diterima Richard Eliezer setimpal dengan kejujurannya, tak sedikit pula ikut merasakan kesedihan ibu almarhum Brigadir J sehingga merasa kecewa dengan vonis Eliezer yang disebut terlalu ringan.
"fans fanatik nya ini terlalu over proud yaa, lupa klo ada kluarga korban yg begitu kehilangan di pojokan masih berduka, di persidangan pas RE ini di kasih keringanan, simpatisan nya bersorak2, liat deh di siaran ulang nya pas kamera ke arah muka ibu nya alm, langsung noleh ke belakang kaya di hati nya bertanya2, ini yg meninggal anak saya kenapa yg dpt over dukungan malah eksekutor nya cuakss good-looking tambhan lu akan banyak dicintai meskipun orang itu adalah pembun*h," ungkap @ma****97.
"Orang yg melindungi diri dengan membunuh begal saja bisa dihukum sampai 10 thn, Ini si Eliezer membunuh temannya sendiri cuma 1,5 thn, mungkin kalau keluarga korban dulu GK koar2 mungkin si Eliezer ini sudah menikmati uang 1 Milyar dari Sambo, Sungguh tidak adil ketika nyawa dibayar hanya dengan 1,5 thn," timpal n****s.
Baca Juga: Beda dengan Bharada E, Ferdy Sambo Cs Banding Atas Vonis Kasus Pembunuhan Brigadir J
"Semua situasi serba salah buk, ibu juga gak tau apa yg dhadapkan elizer saat itu, mungkin kalo dia tidak menenmbak dia yg ditembak bersama josua, blum tentu kebenaran terungkap seperti skrg," kata akun @to****nk.
"jadi bingung ama ibunya .. (emoji tepok jidat)," cuit @s****92.
"Bu kalau bukan krna icad , mungkin nama anak ibu sampe skrng masih jelek dan d cap pelaku p*l*cehan , kmren2 ibu sendiri yang minta hukuman icad ringan , tpi skrng beda lagi ...," imbuh @d****ri.
Kontributor: Mira Puspito
Berita Terkait
-
Beda dengan Bharada E, Ferdy Sambo Cs Banding Atas Vonis Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Berapa Gaji Bharada E yang Divonis 1,5 Tahun atas Kasus Pembunuhan Brigadir J?
-
Ekpresi Emak-emak Kegirangan Bharada E Divonis 1,5 Tahun Disorot: Senengnya Sampe ke Kalbu
-
Tak Ajukan Banding Vonis Ringan Bharada E, Ini Pertimbangan Kejagung
-
Ini yang Disampaikan Bharada E ke Pengacara Usai Divonis 1,5 Tahun Bui
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Drama Human Vapor, Balas Dendam Manusia Gas Kepada Para Pelaku Bullying
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco
-
IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan
-
Diawali Suara Ledakan, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen di Koja Ludes Terbakar
-
8 Mitra Pilihan Danantara untuk Proyek PSEL Tahap 2
-
Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar
-
Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat
-
AS dan Iran Menuju Perang Terbuka, Harga Minyak Kembali ke Level 80 Dolar per Barel
-
Dentuman Keras di Langit Jawa, Ini Penjelasan Ilmiah BRIN