Politisi partai Demokrat yang juga anggota DPR RI, Benny K Harman angkat bicara terkait gaduh pernyataan Rocky Gerung yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai bajingan tolol.
Menurut Benny, apa yang diungkap oleh Rocky Gerung bukan kritik yang menyerang secara pribadi, melainkan kritik pada kekuasaan.
"Ada yg tanya pendapat saya ttg kasus Rocky Gerung apakah itu penghinaan atau kritik. Saya jawab, kritik Rocky itu adalah kritik kekuasaan bukan kritik pribadi," cuit akun Benny K Harman.
"Karena beliau presiden pilihan rakyat, kekuasaan yg ada padanya berasal dari rakyat bukan dari Tuhan. Karena dari rakyat asalnya maka rakyat silahkan kritik setajam-tajamnya dn sekejam-kejamnya," sambungnya.
Disampaikan Benny, apa yang disampaikan Rocky Gerung itu merupakan langkah cerdas di saat intelektual lain melempem.
"Sekasar mungkin juga silahkan. Rocky telah melakukan itu dgn cerdas. Intelektual lainnya melempem. Presiden marah? Presiden merasa terhina? Yakin, tidak. Malah perasaan saya, dia senang dn menikmatinya," ungkapnya.
"Yg merasa dihina dn mungkin marah sekali adalah para pemujanya. Mungkin juga mereka yg menikmati manfaat banyak dari posisi beliau. Wajar sekali. Justeru aneh kalo para pemujanya diam saja. Namun harus melawan dgn cara cerdas juga,"
Di akhir cuitannya, Benny pun tegaskan kritik Rocky bukan untuk Jokowi secara pribadi namun jabatan yang diemban mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
"Jangan ancam2an karena yg dikritik adalah presiden bukan Pak Jokowi pribadi. Kalo yg dihina pak Jokowi pribadi, jangankan kamu para pemujanya, akupun yg menjadi oposisinya naik pitam,"
Baca Juga: Rocky Gerung Klaim Temenan dengan Anak Jokowi, Gibran Kasih Emot Kodok, Apa Maksudnya?
Cuitan dari politisi partai Demokrat ini pun membuat publik banyak berikan komentar. Salah satu netizen kemudian ingatkan Benny soal kepala sekolah (kepsek) yang ditangkap era pemerintahan SBY karena menyebut Susilo Bambang Yudhoyono karena menyebut mentel tempe.
"Ente tengok ini wahai yang mulia maha agung nan suci @BennyHarmanID?" komentar netizen merespon tangkapan layar pemberitaan kepsek ditangkap karena sebut SBY mentel tempe pada April 2008.
Berita Terkait
-
Terbitkan Perpres 48/2023, Jokowi Resmi Bubarkan Komite Penanganan Covid-19 dan KPC-PEN
-
Dinasihati Politisi PKB Agar Tidak Jadi Cawapres, Gibran Seret Anak SBY Ibas Yudhoyono
-
Rocky Gerung Mendadak Ngaku Teman Anak Jokowi, Gibran Kasih Emoji Kodok: So Sweet...
-
Rekam Jejak 'Sangar' Moeldoko yang Dibilang Mirip Preman oleh Rocky Gerung
-
Rocky Gerung Ngaku Berteman Sama Anak Jokowi, Reaksi Kesengsem Gibran Disorot
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
Terkini
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra vs Samsung Galaxy S25 Ultra, Duel HP Flagship Ternama
-
Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Gagal Cuan tapi Menang Oscar! 5 Film Buktikan Angka Box Office Bisa Menipu
-
PM Anwar Ibrahim Sanjung Try Sutrisno 'Negarawan Sejati': Malaysia Berduka Sedalam-dalamnya
-
Sivitas Akademika UGM Kompak Tolak Perjanjian Dagang RI-AS Dinilai Ancam Kedaulatan
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Malah Makin Menjadi
-
Iran Tergaskan Tak Bakal Tumbang Meski Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei Wafat
-
Kapal Tanker Berbendera AS Dihantam Proyektil Iran, Selat Hormuz Lumpuh Total