Aktor senior Pierre Gruno mengaku kini harus bekerja keras untuk menutupi berbagai kebutuhan hidupnya pasca bebas dari tahanan terkait kasus penganiayaan.
Ia berharap ada produser yang mau memakai jasanya untuk syuting film ataupun sinetron.
Sebab, kata dia, dirinya membutuhkan banyak biaya untuk menutupi utang-utangnya.
"Sekarang tinggal cari produser yang mau syuting buat gua. Gua mesti kerja keras cari modal, buat bayar utang," ucap Pierre Gruno ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Diketahui, belum lama ini Pierre Gruno dibebaskan dari tahanan setelah kasusnya diselesaikan secara restorative justice, di mana korban mencabut laporannya.
Kronologi Pemukulan
Pierre Gruno pun menceritakan kronologi melakukan pemukulan terhadap korban. Saat itu, ia mengaku diundang adiknya untuk hadir di sebuah acara di bar kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Ia menyebut emosinya saat itu meninggi lantaran pandangan subjektinya yang menilai korban telah bersikap kurang ajar kepada dirinya.
"Dalam teori nggak mungkin kan saya ngegebukin orang lagi diam saja, pasti ada sesuatu hal kan! Jadi kita pergi di satu acara, acara adik saya, saya diundang, kebetulan beberapa saya kenal, yang nggak kenal, dikenalin, kan."
"Nah dia lewat, saya panggil hai, dia ngelihat dia buang muka. Dua kali saya sempat juga halo bro, dia nyelonong saja. Saya kira nih anak kurang ajar banget ya," ungkap Pierre Gruno.
"Saya tanya, saya samperin, 'Lo kenapa sinis sama gue sih, bro? Maksudnya apa?' Ternyata dia itu ngeyel, dia bilang 'kenapa'. Setelah kita ketemu dia pikir saya akting, mana mungkin akting di bar. Ya akhirnya jadilah pemukulan itu," sambungnya.
Pierre Gruno pun mengakui kesalahannya dan telah meminta maaf kepada korbannya bernama Wawan.
Atas kasus itu, ia sempat dijadikan tersangka dan ditahan selama 37 hari, sebelum kedua belah pihak sepakat berdamai.
Sifat Preman Kambuh
Pierre Gruno mengungkapkan alasan dirinya meminta berdamai. Ia menyebut membutuhkan penanganan lantaran sifat premanismenya kambuh lagi.
"Saya minta untuk keluar dari sini, karena sifat premanisme saya kambuh lagi, mulai lagi. Jadi gue nggak mau terulang lagi, gue di hari tua gue jadi preman lagi, gue nggak mau, gue nggak mau mukulin orang lagi, jadi gue mau keluar. Karena gue sudah ada perasaan seperti itu," jelasnya.
Menyadari kesalahannya itu, aktor berusia 64 tahun ini pun berjanji akan mengubah pola pikirnya dan mencoba mengikuti perkembangan zaman.
"Sekarang jadi gini ya, otak saya ini masih otak zaman dulu. Kalau lo berantem, kurang puas, berantem lagi sampai sadar atau nggak mau damai, buat kita ini banci lo lapor polisi, tapi ternyata ini generasi sekarang (berbeda). Saya pola pikirnya masih zaman dulu, jadi ya sudah kita harus mengikuti zaman, kan," tutur Pierre Gruno.
Berita Terkait
-
Naik Pitam Usai 'Diceramahi' Bayar Utang di Depan Orang Banyak, Ini Kata-kata Mak Gambreng yang Bikin Edy Sakit Hati
-
Polisi Masih Pilih-pilih Pasal untuk Jerat Edy Pembunuh Penikaman Bengis Pasutri di Tebet
-
Setelah Tikam Pasutri di Tebet, Edy Buang Pisau dengan Dibungkus Bendera Merah Putih
-
Pierre Gruno Masih Tak Terima Masuk Penjara Gegara Kasus Penganiayaan: Banci Lo, Lapor Polisi
-
Ibu Aldila Jelita Bongkar Borok Indra Bekti: Mobil Ngutang, Rumah Ngutang, Semua Ngutang!
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
7 Pilihan Sepeda Lipat Rp500 Ribuan yang Bisa Masuk KRL, Murah Rangka Kuat
-
Pengamat Soroti Pemain Naturalisasi ke Super League: Sudah Tak Mampu Bersaing di Level Tinggi
-
3 Doa Buka Puasa Ramadan Shahih, Kapan Waktu Mustajab Membacanya?
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Setelah Inara Rusli, Giliran Insanul Fahmi Ngadu ke Komnas PA: Belum Bertemu Anak 4 Bulan
-
Persahabatan Pelangi dan Awan Kecil
-
Rekomendasi Menu Sahur Kenyang dan Sehat dari Dokter Tirta, Biar Gak Cepat Lapar!
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Keputusan Jordi Cruyff Tunjuk Calon Pelatih Timnas Indonesia Bikin Ruang Ganti Ajax Memanas