Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam tengah menjadi perbincangan setelah meladeni netizen di media sosial. Jabatan kaptennya dipertanyakan.
Timnas Indonesia meraih hasil minor pada dua pertandinga tandang lawan Irak dan Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Di matchday pertama Grup F, Timnas Indonesia kalah 1-5 dari Irak dan imbang 1-1 lawan Filipina di pertandingan kedua.
Hasil yang kurang memuaskan tersebut mengundang komentar tajam dari netizen. Tak sedikit yang mengkritik Asnawi Mangkualam karena penampilannya dianggap mengecewakan.
Asnawi Mangkualam pun tak tinggal diam. Ia membalas beberapa komentar netizen.
Namun, sikap Asnawi Mangkualam yang meladeni netizen disayangkan sejumlah pihak.
Pemain Jeonnam Dragons tersebut dianggap kurang bijak, terlebih dia merupakan kapten tim nasional. Sejumlah netizen juga membandingkannya dengan pemain lain.
"Kapten Timnas Indonesia kok begitu sikapnya? Ga perlu lah melayani haters," kata netizen.
"Banyak pemain lokal yang dihujat, bukan dia doang Dendy Witan contohnya tapi ga ada yang kayak Asnawi,"sahut netizen.
"Kapten macam apa begini, malah ngurusin netizen, kebanyakan main sama selebgram jadinya beginii gampang ke triger," sindir netizen.
"Udah seharusnya ganti ban kapten, ada Jordi amat , Klok, Rizki ridho yang bisa menggantikan," kata netizen.
Sementara itu, Asnawi Mangkualam dipastikan absen membela Timnas Indonesia lawan Vietnam di matchday ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 akibat akumulasi kartu kuning.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial