Suara.com - Seorang warga disoraki pengunjung Pasar Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (27/2/2014). Bukan tanpa sebab dia diteriaki seluruh pengunjung pasar. Lantaran, dia menghambat laju warga yang tengah mengerubungi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
Remaja berkaus Chelsea ini mengambil langkah cepat dan menerobos barisan manusia di sekeliling Jokowi. Dia langsung berdiri di samping kiri Jokowi. Sambil meminta untuk berpose sejenak buat diabadikan gambarnya.
Dia pun langsung mengeluarkan telepon genggam layar sentuh miliknya. Dia meminta seorang rekannya untuk menekankan tombol kamera di telepon genggamnya.
"Pak sebentar, foto dulu," pintanya.
Namun, teman yang dimintai memotret malah kebingungan. Setelah diutak-atik beberapa detik, dia akhirnya menyerah tak mengetahui cara penggunaan telpon genggam ini.
"Ini gimana caranya?" tutur pria yang mengenakan kaos berwarna gelap ini.
Jokowi yang kadung menghentikan langkahnya ini, langsung tertawa melihat remaja tadi. Tawa Jokowi ini langsung ditimpali warga dengan sorakan.
"Wooooo. HP-nya jadul tuh," teriak salah satu warga yang memperhatikan peristiwa ini.
"Sudah-sudah yah, bapak mau pindah tempat (blusukan) lain," pinta salah satu pengawal pribadi Jokowi.
Remaja yang berpakaian kostum bola tadi akhirnya mundur teratur ke belakang. Dengan tertunduk lesu dia langsung membaur dengan warga yang lain. Harapan foto dengan sang Gubernur pun harus dikubur Syahrul, nama remaja tadi.
Berita Terkait
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti?
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!