Suara.com - Rapat Pleno Tim Pakar Panitia Seleksi Calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (5/3/2014), merekomendasikan empat nama kandidat. Dari empat nama ini, nanti akan dipilih dua orang untuk menggantikan posisi Harjono yang telah memasuki masa pensiun dan Akil Mochtar yang sekarang terjerat kasus suap.
"Keempat orang ini memiliki integritas dan kapasitas untuk dipilih menjadi hakim MK. Memang tadi ada perdebatan soal jumlahnya, tapi akhirnya kami sepakati empat orang," ujar salah satu anggota tim pakar, Prof. Sadli Isra, di depan pintu ruang rapat Komisi III DPR RI.
Keempat kandidat, terdiri dari Wahiduddin Adams, Aswanto, Atip Latipulhayat, dan Nikmatul Huda.
Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat, Sarifudin Sudding, menambahkan DPR akan menentukan dua kandidat yang telah diajukan tim pakar.
"Kami memilih dua dari empat calon yang diajukan tim pakar. Jangan keluar dari empat nama-nama yang sudah diberikan tim pakar itu," kata Sarifudin.
Anggota Komisi III DPR lainnya, Trimedya Panjaitan, mengapresiasi tim pakar yang berhasil mendapatkan empat kandidat calon hakim konsitusi.
"Saya bersyukur tim pakar memberikan empat nama. Kalau tiga, repot juga kami," kata anggota Fraksi PDIP ini.
Berita Terkait
-
Dinonaktifkan dari Jabatan Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Julukan Baru 'PBSI'
-
Nonaktif dari Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Tugas Baru: Antar Istri ke Pasar
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Penggunaan Whip Pink Makin Menggila, Legislator PKS Soroti Ketegasan BNN
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden