Suara.com - Seorang perempuan bernama Syarifah, tewas setelah loncat dari lantai 7 Pasar Baru Kota Bandung, Jabar, Jumat (7/3/2014). Perempuan yang sehari-hari berjualan kue di pasar tersebut tewas dengan kondisi kedua kaki patah dan luka lainnya.
"Yang saya lihat, tiba-tiba perempuan itu mengambil kursi, terus naik ke pagar, dan langsung loncat. Ketika dilihat sudah tidak sadar. Ibu itu jatuh ke atap," salah seorang saksi mata, Iwan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pedagang lainnya, Syarifah diketahui warga Jalan Kebon Tangkil Kecamatan Andir Kota Bandung, Jawa Barat.
Menurut dia, sebelum melakukan aksi bunuh dirinya, Syarifah terlihat bolak-balik di tempat parkir Pasar Baru.
Sementara itu, saudara kandung korban yang bernama Engkus mengatakan tidak melihat keanehan pada saudarinya saat hendak berangkat ke pasar.
"Tapi sehari-harinya memang dia banyak diam seperti stres. Dan ini bukan pertama kalinya dia mencoba bunuh diri. Kata pedagang di sini, dulu katanya sempat minum obat nyamuk cair," kata Engkus.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi mengatakan hingga saat ini polisi masih menyelidiki aksi bunuh diri Syarifah.
"Hingga saat ini, sudah ada tiga orang saksi yang kami periksa. Dugaan sementara, korban mengalami stres," ujarnya.
Pihaknya mengatakan, sebelum memutuskan untuk loncat pada pukul 09.30 WIB tadi, kemudian pagi harinya Syarifah sudah mencoba loncat juga.
"Akan tetapi, memang saat itu ada warga yang melihat sehingga niat bunuh dirinya dihalangi. Baru pada percobaan bunuh diri yang selanjutnya korban tewas," katanya.
Saat ini, jenazah Syarifah telah dibawah oleh polisi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk diautopsi. (Antara)
Berita Terkait
-
Viral Perempuan Muda Masturbasi Saat Tepergok Mencuri, Pura-Pura Jadi ODGJ
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ojol Meningkat, Komnas Perempuan Soroti Soal Rekrutmen Driver
-
Tarian Bumi: Kisah Pedih Perempuan Bali di Tengah Belenggu Tradisi
-
Hajatan Berujung Duka, Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas Dikeroyok Usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman
-
Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!
-
Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
-
Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara
-
Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!