Suara.com - Seorang pekerja di kilang minyak lepas pantai Laut Cina Selatan mengaku melihat sebuah pesawat terbakar meluncur turun dari langit. Peristiwa itu ia saksikan di waktu yang sama dengan waktu pesawat tersebut menghilang.
Pekerja tersebut bernama Mike McKay. Dirinya bekerja pada kilang minyak lepas pantai "Songa Mercur" yang melakukan pengeboran di Laut Cina Selatan. Ia mengirimkan kronologis peristiwa yang ia saksikan melalui surat elektronik (surel) kepada pimpinannya.
Seperti dilansir The Strait Times, mengutip Business Insider, dalam surel tersebut, Mike mengaku "melihat pesawat terbakar di ketinggian... dalam keadaan utuh" pada jarak sekitar 50 atau 70 kilometer dari lokasinya.
Mike kemudian memberikan koordinat lokasi kilangnya, yang baru-baru ini dipindah dari Kuba ke perairan Vietnam. Pimpinan Mike mengkonfirmasi bahwa surel tersebut adalah asli.
Mike, yang berpaspor Selandia Baru tersebut, mengatakan bahwa dirinya sudah mencoba menghubungi pemerintah Malaysia dan Vietnam mengenai apa yang ia lihat beberapa hari yang lalu. Namun, dirinya tidak mendapat jawaban atas surel yang ia kirimkan kepada mereka.
"Saya yakin saya melihat pesawat Malaysia Airlines meluncur turun. Waktunya tepat. Saya melihat (pesawat) terbakar di ketinggian. Ketika saya lihat (pesawat) yang terbakar, itu terlihat utuh. Sejak pertama saya melihat (pesawat) yang terbakar sampai api tersebut hilang (masih pada ketinggian) adalah 10-15 detik. Ketika itu tidak ada pergerakan ke samping, tidak ada pula pergerakan ke arah lokasi kami, secara stasioner (jatuh) atau meluncur turun menjauh dari lokasi kami," tulis Mike dalam surel-nya.
Ketika dikonfirmasi oleh ABC News, pejabat Vietnam mengaku telah menerima surel tersebut. Namun mereka tidak menemukan apapun di lokasi perairan yang ditunjuk oleh Mike. (The Strait Times)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi