Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap penipuan investasi Black Money Dolar hitam dan menangkap dua tersangka warga negara asing asal Mali, Bangura Abdulai alias Ibrahim. Sementara rekannya Chief Ifeanyi alias Adam Edward, saat ini masih buron
"Tersangka dibekuk pada tanggal 6 Maret 2014. Mereka merupakan warga negara Mali, domisili tidak jelas di Indonesia. Visa tercatat sebagai turis dagang dan berdagang pakaian di Tanah Abang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto di Mapolda, Kamis (13/32014).
Adapun modus dan aksinya dilakukan dengan menjaring korban melalui jejaring sosial Facebook dengan berpura-pura hendak menolong orang yang sedang mendapat musibah.
Tersangka awalnya mengaku sebagai Richard warga negara Inggris dan menawarkan investasi kepada calon korban dengan iming-iming bisa mengirim paket pakaian ke Indonesia dengan biaya awal Rp60 juta.
Belakangan paket yang tiba adalah dalam bentuk uang dolar hitam dan jika ditukar senilai Rp 50 miliar. Tersangka meyakinkan agar korbannya adalah mata uang asli disertai sertifikat dari Kedutaan Amerika.
Untuk mencairkannya diperlukan cairan kimia khusus dimana korban dimintai lagi uang sebesar Rp 600 juta sebagai cara untuk membeli cairan tersebut. Para tersangka bahkan memperlihatkan cara mencuci stempe Dolar hitam di depan korban untuk meyakinkan.
Korban diminta menukarkan uang yang sudah dicuci yang memang sudah ditukar dengan uang asli untuk dibawa ke money changer sampai korban percaya. Tersangka langsung kabur setelah mendapatkan uang.
Kini tersangka dijerat dengan dakwaan penipuan dan penggelapan dengan pasal 378 KUHP dan 372 KUHP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bareskrim Gerebek Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
-
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo, Sapa Warga dari Atas Maung
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur