Suara.com - Sebelum melakukan kampanye pemilu legislatif yang dimulai besok, parpol atau caleg sebaiknya mengajukan pemberitahuan atau laporan kepada kepolisian. Laporan itu untuk melakukan kampanye pemilu yang sifatnya rapat umum atau terbuka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, saat ini sudah ada yang memberitahukan yaitu dari caleg DPD RI no 11 Fahira Idris, yang akan melakukan rapat umum di gedung I Center Jakarta Timur. Pesertanya sekitar 1.500 orang.
“Yang kedua dari DPW PKS sifatnya rapat umum yang akan dilaksanakan pada hari minggu pukul 9-12 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Pesertanya 80.000. Di hari yang sama ada PKB jakarta utara hari minggu 16 maret di sunter jalan sekai 8. Peserta 250 orang,” kata Rikwanto.
Selain itu, PDIP Bekasi juga akan melakukan kampanye pada hari minggu di Teluk Pucuk daerah Bekasi dengan peserta 10.000 orang.
"Ada empat yg sudah mengajukan pemberitahuan untuk kampanye yang sifatnya rapat umum hari minggu 16 maret 2014," lanjut Rikwanto.
Polda Metro Jaya juga menyatakan siap untuk melakukan pengamanan dan pengawalan pemilu legislatif 2014 yang akan berlangsung pada 9 April 2014 mendatang. Jadwal kampanye pemilu legislatif dimulai 16 Maret 2014 sampai dengan 5 April 2014.
Berita Terkait
-
Vicky Prasetyo Diduga Belum Kembalikan Modal Kampanye Rp700 Juta, Berujung Laporan ke Polisi
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Dana Kampanye Jadi Celah Korupsi, Pakar Sebut Pilkada Tak Langsung Tak Efektif
-
Dari OTT ke Jejak Dana Gelap Pilkada: Seberapa Mahal Biaya Kampanye Calon Kepala Daerah?
-
Bupati Lampung Tengah Kantongi Fee Proyek Rp 5,75 Miliar: Dipakai Buat Bayar Utang Kampanye
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi