Suara.com - Gatot Supriartono, mantan Auditor Utama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menjalani sidang perdana, Rabu (19/3) atas kasus pembunuhan Holy Angela Ayu di pengadilan negeri pusat Jl. Gajah Mada, Jakarta Pusat. Gatot didakwa melanggar pasal 340 KUHP dan 338 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.
“Terdakwa dikenakan Pasal 340 KUHP, 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1, ancaman maksimal hukuman mati," kata Jaksa Hayin Suhikto.
Hayin juga menambahkan hari ini tidak ada agenda eksepsi. Mendengarkan keterangan saksi akan dilanjutkan Minggu depan. Saat menjalani sidang, Gatot mengenakan baju batik berwarna coklat. Ia memilih bungkam saat ditanya wartawan.
Gatot adalah Auditor BPK non aktif yang didakwa sebagai dalang pembunuhan istri sirinya, Holy Angela Ayu. Motif pembunuhan ini karena Holy sering meminta uang ke Gatot. Selain itu, juga Holy sering mengancam akan melaporkan Gatot ke BPK atas nikah siri nya dengan dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia
-
AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington