Suara.com - Mantan Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter mengakui bahwa selama ini menggunakan layanan pos untuk mengirim surat demi menghindari pengamatan Badan Keamanan Nasional AS (NSA).
"Ketika saya ingin berkomunikasi dengan pemimpin asing secara pribadi, saya mengetik atau menulis surat sendiri, membawanya ke kantor pos dan mengirimkannya," kata Carter sambil tertawa ketika menjawab pertanyaan dalam program stasiun televisi NBC, "Meet the Press."
"Saya merasa bahwa komunikasi saya kemungkinan diawasi," katanya dalam acara yang ditayangkan hari Minggu itu.
Setumpuk dokumen yang dibocorkan oleh bekas pegawai kontrak NSA Edward Snowden telah menyulut kemarahan di Amerika Serikat maupun luar negeri tentang kemampuan luas AS dalam menjalankan program intelijen.
Para pejabat melancarkan pembelaan dengan mengatakan bahwa metode-metode tersebut penting digunakan agar dapat menggagalkan serangan teror, namun Presiden Barack Obama telah memerintahkan dilakukannya reformasi setelah terjadinya pembocoran dokumen.
Ketika ditanya apakah program itu diperlukan, Carter mengatakan program telah diliberalisasi sedemikian rupa dan menurutnya sudah disalahgunakan oleh badan-badan intelijen AS sendiri.
"Saya yakin, jika saya mengirim surat elektronik, (surat) itu akan dimonitor," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?
-
Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
Mahkamah Agung Konfirmasi Penangkapan Wakil Ketua PN Depok dalam OTT KPK
-
Sabu 1,04 Kg Gagal Edar di Kemayoran, Polda Metro Tangkap Sosok Perempuan Ini di Pinggir Jalan!
-
7 Fakta OTT KPK di Bea Cukai, Bos PT Blueray Jadi Buronan KPK!
-
7 Fakta Kasus Suap Restitusi Pajak KPP Banjarmasin yang Menjerat Mulyono
-
Kunjungi Istana, PM Albanese Diajak Prabowo Investasi Tambang Garap Nikel Hingga Emas
-
Langit Jabodetabek Mendung Pekat, BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat Siang Ini
-
Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!