Suara.com - Gubernur DKI Jakarta yang kini menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), tak hanya sohor di dalam negeri, di luar negeri pun namanya moncer.
Setidaknya hal itu dibuktikan dari namanya yang selalu masuk daftar tokoh paling berprestasi dan berpengaruh di dunia.
Satu hal yang menarik lagi, tiap kali ditanya wartawan tentang bagaimana tanggapannya tentang semua prestasi itu, Gubernur yang gemar blusukan ini selalu menjawab dengan kalem.
Berikut ini beberapa catatan suara.com mengenai tanggapan Jokowi tiap kali mendapat penghargaan dari berbagai lembaga, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
1. Masuk daftar The World's 50 Greatest Leaders
Jokowi masuk daftar The World's 50 Greatest Leaders versi majalah Fortune. Jokowi duduk diperingkat ke-37. Dalam artikel tertanggal 20 Maret 2014, Fortune menulis:
"Pada tahun 2005, eksportir furnitur itu terpilih sebagai Wali Kota Solo, kota dengan populasi 500.000 orang di Indonesia. Jokowi, begitu dia biasa dikenal, membersihkan kota itu dan membongkar korupsi, mencengangkan kelelahan publik Indonesia terhadap status quo. Jokowi melejit dengan cepat. Pada 2012, dia terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Kini dia menjadi favorit untuk memenangi pemilihan presiden RI pada Juli 2014."
Dalam daftar yang dirilis majalah berkelas dunia itu, Jokowi dideretkan bersama para pemimpin dan pebisnis global, seperti Paus Fransiskus (nomor 1), Kanselir Jerman Angela Merkel (nomor 2), Pemimpin Tibet Dalai Lama, dan aktivis muda, Malala Yousafzai.
Ketika ditanya wartawan tentang namanya masuk daftar The World's 50 Greatest Leaders dan heboh di media massa, Jokowi malah mengaku belum mendapat kabar soal itu.
"Saya belum tahu," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Senin (24/3/2014).
Jokowi mengaku penghargaan semacam ini hanya akan menjadi beban. Meski demikian, bisa juga menjadi pengingat agar bisa lebih maju lagi.
"Hebat apaan, biasa saja, kok. Penghargaan seperti itu bisa jadi ujian, tapi bisa menjadi pendorong, ya kan? Dan itu berat," kata Jokowi.
2. Masuk The Leading Global Thinkers of 2013
Jokowi dinobatkan menjadi satu dari 134 tokoh terkemuka dunia versi pembaca majalah Foreign Policy yang diterbitkan di Amerika Serikat. Nama Jokowi masuk dalam kategori tokoh yang bikin gebrakan baru.
Majalah tersebut menulis, nama lelaki jebolan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada ini menjadi sangat populer karena sering ‘blusukan’ ke tengah masyarakat Jakarta yang dipimpinnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id