Suara.com - Australia membagi zona pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 di Samudera Hindia menjadi dua bagian, sektor barat dan timur.
Oleh karena itu, tim pencari yang terdiri atas 12 pesawat, dipecah menjadi dua. Satu tim menyisir sektor barat, sementara satu lainnya bertugas di sektor timur.
Menurut keterangan Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein, masing-masing sektor akan disisir oleh enam pesawat. Satu pesawat sipil, satu P8 Poseidon Amerika Serikat dan empat P3 Orion, (1 dari Jepang, 1 dari Korea dan 2 dari Australia) bertugas di sektor barat.
Sementara itu, tiga pesawat sipil Australia, satu Ilyushin IL-76 Cina dan dua P3 Orion yang masing-masing dari Australia dan Selandia Baru diberangkatkan ke sektor timur.
Tidak hanya pesawat. Operasi pencarian juga melibatkan kapal HMAS Success milik Angkatan Laut Australia dan kapal Xue Long dari Cina. Hishammuddin juga mengatakan, sebuah pesawat Penjaga Pantai Jepang berangkat dari Subang menuju Perth Rabu (26/3/2014) untuk membantu pencarian. (Asia One)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi