Suara.com - Hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 sejak Sabtu, 8 Maret silam kembali memunculkan kisah haru. Seorang pramugara MH370, Mohd Hazrin Hasnan sempat mengucapkan kata-kata cinta kepada istrinya sebelum pesawat itu dinyatakan hilang.
"Aku cinta padamu," adalah kata-kata terakhir yang terucap dari Hazrin, pramugara MH370 kepada istrinya, Intan Maizura (34).
Dalam penuturannya kepada Bernama, Intan, yang kini sedang mengandung anak keduanya, Hazrin sempat ketinggalan kendaraan jemputan staf MAS di malam tanggal 7 Maret. Lalu, Intan mengantar suami tercinta ke Bandara Internasional Kuala Lumpur di Sepang, untuk mengejar pesawatnya.
"Di perjalanan, kami mengobrol seperti biasa lalu Mohd Hazrin menggenggam tangan saya dan menciumnya. "Aku cinta padamu" adalah kata-kata terakhirnya," kisah Intan.
Imam (4), anak pertama mereka, menanyakan soal sang ayah setelah mendengar pengumuman dari Perdana Menteri Malaysia soal akhir perjalanan MH370.
"Di hari berikutnya, saya bilang ke Imam bahwa ayahnya berangkat kerja dan pesawatnya rusak, jadi ayah tidak akan pulang ke rumah karena saat ini dia sudah ada di surga," katanya lirih. (Asia One)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
Terkini
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran
-
Golkar Dukung Penuh Diplomasi 'Mengalir Tak Hanyut' Prabowo di AS
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Bukan Soal Beda Pendapat, Menkes Ungkap Alasan dr. Piprim Dipecat
-
1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos
-
Gaya Prabowo Hadapi Konglomerat Berbeda dengan Jokowi: Tertutup, Berbasis Data Satgas