Suara.com - PT. ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk, Bali berupaya meminimalkan antrean pemudik dengan tujuan sejumlah daerah di Pulau Jawa menjelang Hari Raya Nyepi. Salah satu caranya dengan memperpendek waktu bongkar muat dan menambah loket pembelian tiket.
"Untuk mengangkut pemudik Hari Raya Nyepi, kami mengerahkan 32 kapal. Memang terjadi antrean sampai luar pelabuhan, tapi tidak terlalu lama," kata Manajer Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk, Wahyudi Susianto, Sabtu (29/3/2014).
Menurut dia, kendaraan terus bergerak perlahan-lahan memasuki kapal sehingga antrean panjang tidak berlangsung lama. Dia memperkirakan peningkatan kendaraan bermotor di Pelabuhan Gilimanuk terjadi hingga Minggu (30/3/2014) karena banyak perantau yang hendak pulang ke Pulau Jawa.
Kepadatan kendaraan bermotor di Pelabuhan Gilimanuk terjadi sejak Jumat (28/3/2014) yang didominasi mobil pribadi dan bus. Antrean sempat mencapai 1,5 kilometer dari pelabuhan seiring dengan banyaknya truk pengangkut barang menuju ke sejumlah daerah di Pulau Jawa.
Bus dan mobil pribadi diarahkan melalui jalur depan Terminal Gilimanuk sekitar pukul 03.00 Wita. Setelah antrean mobil dan bus, giliran pemudik yang menggunakan sepeda motor memadati Pelabuhan Gilimanuk, Sabtu dinihari. Namun antrean dapat terurai, Sabtu pukul 10.00 Wita.
Pada siang hari, kendaraan yang berdatangan ke pelabuhan mulai ramai, namun tidak sampai terjadi antrean panjang. Sabtu sore, Pelabuhan Gilimanuk dipadati kendaraan roda dua yang hendak menyeberang dengan menggunakan feri menuju Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Suami Dilaporkan Kasus Perzinaan, Cut Keke Beri Respons Mengejutkan: Banyak Fitnahnya!
-
Batal ke Papua, Pegawai BGN yang Viral Main HP Saat Zoom Dimutasi ke Sulsel
-
Minat Investasi Turun, Harga Acuan Emas Merosot
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Rekor Tiga Kali Selundupkan Sabu dan Ekstasi ke Jakarta, Bareskrim Buru Jaringan Pilot Malaysia
-
Ramai Video Pagar Besi di Mal, Penasihat Presiden: Kita Doakan Bangsa Kita Aman
-
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Harapan Keluarga Kurang Mampu
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Menguji Klaim Sudaryono, Benarkah Membandingkan Sekolah Rusak dengan MBG Tak Fair?
-
Gandeng Produser TWICE, Shi Shi Siap Go International Lewat EP 'The Taste Of...'