News / Nasional
Jum'at, 04 April 2014 | 10:23 WIB
Ilustrasi ponsel (Freedigitalphotos/artzenter)

Suara.com - Dalam operasi, petugas Polresta Pekanbaru, Riau, menemukan video porno pada telepon seluler (ponsel) milik sejumlah siswa yang sedang bermain di warnet.

"Ini merupakan operasi penertiban bersama mencegah kenakalan remaja yang suka keluyuran," kata Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Robert Hariyanto Watratan di Pekanbaru, Jumat (4/4/2014).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah aparat menjaring puluhan siswa yang biasa bolos sekolah dan keluyuran di Jalan Riau, Harapan Raya, dan Hang Tuah.

Dari operasi tersebut, petugas mendata 51 siswa yang kemudian diamankan di Mapolresta, Jalan Ahmad Yani.

Robert mengatakan siswa yang kedapatan membawa ponsel yang ada video pornonya, akan diserahkan ke aparat Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru.

"Orangtua siswa disuruh untuk menjemput dan kepada yang memiliki video porno pada ponsel mereka diberikan pembinaan serius," katanya.

Belakangan ini, warga dan orangtua resah terhadap tindakan siswa yang sering membolos dan bermain di warnet menggunakan pakaian seragam.

Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polresta Pekanbaru Komisaris Polisi M. Sembiring mengatakan sebagian orangtua memohon agar anaknya diberi pembinaan akibat menyimpan video porno tersebut. (Antara)

Load More