- Kapuspen TNI Muhammad Nas menegaskan bahwa institusi TNI tidak memiliki kendaraan dinas bermerek Porsche bagi anggotanya.
- Viral sebuah mobil Porsche berpelat dinas TNI yang diduga menggunakan nomor kendaraan palsu atau tidak sah.
- TNI akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelidiki dugaan penyalahgunaan pelat dinas yang terjadi tersebut.
Suara.com - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Muhammad Nas, mengaku kendaraan dinas TNI tidak ada yang bermerek Porsche.
Hal ini merespons viralnya sebuah mobil Porsche berwarna hitam yang dikendarai di jalan menggunakan pelat dinas TNI. Nas membantah mobil tersebut merupakan kendaraan dinas TNI.
“Terkait unggahan yang ramai di media sosial tersebut, perlu saya tegaskan bahwa kendaraan dinas TNI tidak ada yang menggunakan jenis Porsche,” kata Nas melalui pesan singkat kepada Suara.com, Jumat (22/5/2026).
Nas menduga pelat dinas milik TNI disalahgunakan oleh pihak tertentu. Ia juga menduga pelat nomor 84155-00 tersebut palsu.
“Diduga kendaraan tersebut menggunakan pelat nomor dinas secara tidak sah atau palsu,” jelasnya.
Nas mengaku pihaknya bakal berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“TNI akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penelusuran lebih lanjut,” tandasnya.
Sebelumnya, viral di media sosial sebuah Porsche Macan berkelir hitam menggunakan pelat dinas milik Mabes TNI.
Aksi itu viral di media sosial. Salah satu akun yang mengunggahnya yakni @kapud****.
Baca Juga: Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?
Akun tersebut juga mempertanyakan pangkat anggota yang bisa menggunakan mobil dinas bermerek Porsche.
“Penasaran biar bisa dapet mobil dinas Porsche di Indonesia itu pangkatnya harus setinggi apa ya?” tulis akun tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?
-
Alarm Bahaya Militerisme: Ruang Demokrasi Menyempit, Ekonomi Kian Terancam
-
Ketika Peluh TNI Membasuh Dahaga Warga Pulomerak Cilegon
-
Terpopuler: Raffi Ahmad Sudah Haji Berapa Kali? Daftar Rekrutmen Bintara TNI AU
-
Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis
-
Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!
-
Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat
-
Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!