Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku siap jika sewaktu-waktu Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil untuk meminta keterangan terkait kasus pengadaan bus Transjakarta dan Bus Kota Terintegrasi Bus Transjakarta (BKTB) karatan.
"Kalau mereka (Kejagung) mau panggil gubernur dan wakil gubernur juga bisa, kan. Ya kalau dipanggil datang saja. Saya juga mau tahu ceritanya gimana," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (7/4/2014).
Kemudian, Ahok meminta mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Udar Pristono untuk menjalani proses hukum yang sedang berjalan di Kejagung.
"Jalanin saja. Lihat aja hasilnya kita serahkan semua ke Kejagung," ujarnya.
Hari ini, Udar Pristono bersama dua orang, yaitu Direktur CV Laksana dan Sekretaris Panitia Lelang Paidi diperiksa Kejagung terkait penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan dalam kegiatan pengadaan Transjakarta senilai Rp1 triliun dan pengadaan BKTB senilai Rp500 miliar.
Diwartawakan sebelumnya, dalam kasus itu, Kejagung telah menetapkan dua pegawai Dishub menjadi tersangka. Mereka adalah Pejabat Pembuat Komitmen Drajad Adhyaksa dan Ketua Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Pekerjaan Konstruksi Setio Tuhu.
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Serahkan Nasib Dua PNS Tersangka Korupsi ke Kejagung
-
Disebut Ikut Salah di Pengadaan Transjakarta Karatan, Ahok "Ngomel-ngomel"
-
Korupsi Transjakarta Karatan, Jokowi: Saya Mengawasi Sendirian
-
Bahas Polemik Perda soal Bahan Bakar Gas, Ahok "Ngamuk" dan Pukul Mobil
-
Ahok Marah Lagi Soal Bus Sumbangan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026