Suara.com - Kepala Pusat Koordinasi Agensi Gabungan (JACC) Angus Houston menyatakan, Bluefin-21, kapal selam tanpa awak yang dibawa kapal pencari Australia, Ocean Shield, belum perlu diturunkan. Kapal selam tanpa awak yang akan ditugasi menyisir dasar laut itu baru akan digunakan jika wilayah pencarian MH370 sudah dipersempit.
"Ini adalah wilayah pencarian yang sangat luas untuk sebuah kapal selam kecil, dan tentu saja, kapal selam itu akan merayap di dasar lautan," kata Houston di Perth, hari Selasa (8/4/2014).
"Oleh karena itu penting sekali untuk mendapat transmisi lain dan kita harus melanjutkan (pencarian) sampai dapat dipastikan bahwa perangkat itu (black box) berhenti memancarkan transmisi," lanjut Houston.
Bluefin akan menyisiri dasar lautan selama misi yang bakal berlangsung selama 20 jam. Bluefin akan menggunakan teknologi sonar untuk mencari MH370. Temuan apapun akan dikirimkan ke kapal Ocean Shield untuk dianalisa.
Jika Bluefin menemukan sesuatu, alat sonar pada kapal selam tanpa awak itu akan diganti dengan kamera agar bisa melihat lebih dekat sesuatu yang mereka temukan itu. Bluefin diperkirakan akan menyelam hingga kedalaman 4,5 kilometer. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Vatikan Tolak Undangan Masuk Board of Peace
-
Menag: Ramadan 1447 H Momentum Perkuat Kesalehan Sosial dan Hidup Tak Eksploitasi Alam
-
Brak! Pagar Rumah Jusuf Kalla di Jaksel Roboh Diseruduk Mobil Hyundai Santa Fe, Begini Kondisinya
-
Belum Siap Beri Keterangan, Pemerintah-DPR Minta MK Tunda Sidang Uji Materiil UU Guru dan Dosen
-
Mendagri Ungkap Data Pascabencana: 29 Desa Hilang Diterjang Banjir dan Longsor di Sumatra
-
Bantuan Pangan Diaspora Aceh di Malaysia Terganjal Bea Cukai, Mendagri 'Ngadu' ke DPR
-
Boleh Buka Puasa di KRL Saat Ramadan 1447 H, Ini Aturan dari KAI Commuter
-
KPK Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Kasus DJKA
-
RS Wajib Terima Pasien PBI Darurat! Bakal Ada BPJS yang Kontrol
-
Mabuk Berat, Pria 24 Tahun Ngamuk dan Tusuk Warga di Duren Sawit