- Seorang pria mabuk berinisial F (24) ditangkap di Duren Sawit pada Rabu (18/2/2026) dini hari setelah menusuk korban.
- Penangkapan dilakukan oleh Patroli Brimob Polda Metro Jaya setelah menerima laporan adanya aksi penusukan di wilayah tersebut.
- Korban mengalami luka tusuk pada tangan dan kini dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati akibat salah paham saat pelaku mabuk.
Suara.com - Seorang pria mabuk berinisial F (24) ditangkap aparat gabungan usai melakukan penusukan di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (18/2/2026) dini hari. Korban selamat meski mengalami luka tusuk di bagian tangan.
Penangkapan dilakukan oleh Patroli Brimob Polda Metro Jaya melalui Tim Patra Makosat yang tergabung dalam Subsatgas Tindak KRYD Satgas Anti Tawuran 2026.
Tindakan cepat diambil setelah petugas menerima laporan adanya aksi penusukan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur.
Informasi tersebut diterima personel sesaat setelah pelaksanaan Apel Gabungan di Mapolres Metro Jakarta Timur.
Tim Patra Makosat bersama jajaran kewilayahan langsung bergerak ke lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan F tanpa perlawanan.
Barang bukti sebilah pisau turut diamankan. Situasi di sekitar tempat kejadian terpantau kondusif.
Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno menyebut korban kekinian tengah dirawat intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Korban kami rawat di RS Polri," ujar Sutikno kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga: Pura-pura Bayar Utang, Pemuda di Karawang Tega Tusuk Pasutri Lalu Sembunyi di Plafon
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat pelaku dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh alkohol.
“Pelaku , kondisi mabuk melihat korban terjadi salah paham, cecok dan korban ditusuk tanganya,” beber Sutikno.
Sementara Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menegaskan kecepatan respons menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas.
“Setiap potensi gangguan keamanan harus ditangani secara cepat, tepat, dan terukur agar situasi tetap kondusif,” katanya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras berlebihan yang berpotensi memicu tindak kekerasan, serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat 110.
Berita Terkait
-
Pedagang Cilok di Jakarta Barat Tega Tusuk Teman Seprofesi, Polisi Masih Dalami Motif
-
30 Tahun Jadi TPS, Lahan Tiba-tiba Diklaim Pribadi, Warga Pondok Kelapa 'Ngamuk' Robohkan Pagar
-
Pura-pura Bayar Utang, Pemuda di Karawang Tega Tusuk Pasutri Lalu Sembunyi di Plafon
-
Sempat Sembunyi di Bogor, Pelaku Penusukan di Pasar Gaplok Ditangkap Polisi
-
Ngaku Dikeroyok Duluan, Penusuk 2 Pemuda di Condet: Saya Menyesal, Cuma Melawan Bela Diri
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang
-
Komisi V DPR RI Sentil Kemenhub Soal Tabrakan Kereta Bekasi: Jangan Bohong, Ini Urusan Nyawa!
-
Tiga Pendaki Tewas di Erupsi Dukono, Polisi Tetapkan Penyelenggara Open Trip Jadi Tersangka!
-
Dear BGN, IDAI Khawatir Kebijakan Susu Formula di MBG Bikin Ibu Berhenti Menyusui
-
ShopeePay Hadirkan "Pasti Gratis", Transfer ke Semua Bank dan E-Wallet Tanpa Biaya Admin
-
Jejak Kriminal Teror Pocong: Mengapa Modus Mistis Masih Bertahan di Era Digital?
-
Spanduk 'Surat Permohonan Maaf' soal Prabowo-Gibran Terpasang di Gerbang UGM, Kampus Beri Respons
-
Trauma Berat, Putri Ahmad Bahar Adukan Dugaan Intimidasi Ormas GRIB Jaya ke Komnas HAM
-
Usai Temui Prabowo di Istana, Menkeu Purbaya Mendadak Umumkan Batal Naik Haji, Ada Apa?