Suara.com - Seorang salesman perbaikan ponsel terpaksa berurusan dengan hukum setelah kedapatan mengambil foto-foto telanjang pelanggannya secara diam-diam. Setelah mengunduh gambar-gambar itu dari ponsel pelanggannya, si sales lelaki menyimpan gambar-gambar tersebut di komputernya.
Lee Hawkes (35), lelaki asal Swansea, Inggris ini memang keterlaluan. Secara diam-diam dia mengunduh puluhan gambar telanjang dari ponsel dua pelanggannya.
Dalam penggeledahan toko milik Hawkes, polisi menemukan 48 gambar perempuan belasan tahun dalam berbagai pose telanjang. Tak hanya itu, polisi juga mendapati 135 gambar vulgar gadis belasan tahun dari komputer Hawkes.
Kasus ini berawal saat seorang perempuan datang ke toko Hawkes mengeluhkan ponselnya yang rusak. Hawkes menyarankan untuk menggantinya dengan ponsel yang baru. Namun, data-data pribadi si perempuan tidak dipindah ke ponsel yang baru, melainkan hanya daftar kontak teleponnya saja, sementara foto-foto pribadi si pelanggan dipindah ke ponsel Hawkes tanpa sepengetahuan si pelanggan.
Perempuan itu pun menuntut Hawkes ke pengadilan. Dirinya tidak terima foto-foto pribadinya diambil tanpa izin. Padahal, dirinya mempercayakan ponselnya kepada lelaki tersebut untuk diperbaiki. Dirinya pun dijerat pasal pengintipan dan mengakses data tanpa izin. Hawkes divonis empat bulan penjara. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun ke Kas Negara, Kejagung Klaim Selamatkan Jutaan Hektar Hutan
-
Geledah Rumah Heri Black, KPK Temukan Bukti Dugaan Perintangan Penyidikan dalam Kasus Bea Cukai
-
Iran Gelar Latihan Anti-Helikopter, Siaga Hadapi Serangan AS-Israel
-
WNI Tertangkap pada Kasus Jaringan Distributor Konten Asusila Anak di Kapal Pesiar Disney
-
Kesaksian Penumpang Kapal MV Hondius Karantina Massal 42 Hari karena Hantavirus
-
Legislator PDIP Soroti Kelangkaan Solar Subsidi: Petani Bisa Gagal Panen
-
Soal Pembubaran Nobar 'Pesta Babi', TB Hasanuddin: Tidak Ada Bukti Film Itu Melanggar UU
-
Oditur Militer Puji Racikan Air Keras Penyerang Andrie Yunus 'Kreatif'
-
'Ini Tidak Bisa Dilepas!', Nadiem Makarim Muncul Pakai Gelang Detektor di Sidang Korupsi Chromebook