Suara.com - Nama politikus Golkar, Jusuf Kalla dan Partai Hanura, Wiranto, keluar sebagai calon presiden paling favorit para pemilih yang ikut pemungutan suara pemilihan legislatif 2014, demikian hasil exit poll Populi Center, Rabu (9/4/2014).
Nama Wiranto berada di urutan pertama dengan 14,51 persen suara. Sementara JK, sapaan akrab Jusuf, mendapat 14,15 suara. Di urutan ketiga ada Dahlan Iskan yang ikut dalam konvensi partai Demokrat dengan 10,66 persen suara.
Tetapi persentase ketiga politikus tadi masih kalah dari suara mereka yang belum menentukan siapa calon wakil presiden ideal dalam pemilihan presiden 9 Juli mendatang. Bahkan kombinasi suara ketiga orang itu juga belum bisa mengalahkan 40,15 persen pemilih yang belum menentukan cawapres yang akan dipilih nanti.
Fakta ini penting karena sejumlah lembaga survei hingga Rabu petang menunjukkan bahwa PDIP memimpin dalam pemilihan legislatif dengan sekitar 19 persen suara. Jika tidak mencapai 25 persen suara pemilih nasional, PDIP harus berkoalisi dengan partai lain untuk menyokong jawaranya, Joko Widodo sebagai presiden. Itu bisa berarti PDIP harus meminang cawapres dari partai koalisinya nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Analisa: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal