Suara.com - Puluhan ulama dari sejumlah ormas akan hadir di Bandung, Jawa Barat, Minggu (20/4/2014) dalam acara deklarasi anti-syiah. Ketua Panitia Deklarasi Aliansi Nasional Anti-Syiah, Tardjono mengatakan, hingga hari ini sudah ada 87 ulama dari Aceh, Madura, Sampang dan daerah lainnya yang sudah memastikan untuk hadir.
Kata dia, ulama itu ada yang berasal dari Muhammadiyah, Nadhalatul Ulama dan juga dari Forum Umat Islam. Nantinya, mereka akan membentuk ormas yaitu Aliansi Nasional Anti-Syiah.
“Tujuan dibentuknya Aliansi Nasional Anti-Syiah ini adalah untuk mengingatkan umat Islam bahwa Syiah adalah aliran yang berbahaya dan sesat. Kenapa saya bilang sesat, karena Syiah tidak mengakui Al Quran. Karena itu, perlu dibentuk sebuah aliansi agar masyarakat tidak terjebak ke dalam aliran itu,” kata Tardjono kepada suara.com melalui sambungan telepon, Jumat (18/4/2014).
Tardjono mengatakan, acara akan dimulai dengan laporan dari panitia lalu dilanjutkan orasi. Setelah itu peserta akan melakukan shalat Dzuhur berjamaah dan dilanjutkan dengan musyawarah ulama dan ditutup dengan deklarasi Aliansi Nasional Anti-Syiah.
Menurut dia, para peserta yang juga pendiri Aliansi Nasional Anti-Syiah ini akan mendapatkan tugas untuk menyebarkan bahaya aliran ini di daerahnya masing-masing. Rencananya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga akan hadir dalam acara deklarasi nasional anti-Syiah ini.
Berita Terkait
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Gus Lilur Jelang Muktamar NU: Pemimpin yang Terpilih Harus Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Jelang Konbes Banser, Gus Ipul Tegaskan Peran Banser sebagai Pengabdian Ulama untuk Bangsa
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!