Suara.com - Gempa sebesar 7,2 skala Richter melanda negara bagian barat daya Guerrero, Meksiko, Jumat (18/4/2014) malam waktu Indonesia. Gempa membuat gedung bergetar dan mengakibatkan warga panik, kocar kacir.
Tak cuma itu, gempa juga memutuskan aliran listrik kota, dan membuat sejumlah jalanan retak. "Saking takutnya, saya harus berpegangan pada pohon. Saya seperti orang mabuk karena goyangan gempa sangat kuat," kata Pedro Hernandez (69), warga Meksiko.
Warga lainnya, Cesar Sanchez mengatakan bahwa gempa membuatnya terkejut hingga memaksanya lari terbirit-birit dari tempat tinggalnya.
"Saya sedang tidur saat gempa. Tiba-tiba saya merasakan getaran kuat. Barang-barang mulai berjatuhan. Saya langsung lari keluar rumah," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Layanan Darurat Meksiko, Luis Felipe Puente, mengatakan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami. "Sejauh ini juga belum ada kerusakan berarti," ujarnya.
Angel Aguirre, Gubernur Guerrero, menambahkan bahwa sejauh ini gempa tidak memakan korban jiwa. "Kami masih terus melakukan pemeriksaan. Tapi sejauh ini tidak ada korban jiwa," katanya.
Meksiko memang merupakan salah satu negara langganan gempa. Sebelumnya pada Maret 2012, gempa berkekuatan 7,4 SR melanda negara itu. Beruntung gempa tidak menyebabkan kerusakan besar.
Gempa terparah Meksiko terjadi pada 1985 silam. Gempa berkekuatan 8,1 SR di ibu kota Meksiko, Mexico City menewaskan ribuan warga. (Reuters)
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Tewasnya Bos Kartel Narkoba El Mencho
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
70 Orang Tewas, Jalanan Meksiko Jadi Arena Pembantaian, FIFA Cuma Bilang Begini
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran