Suara.com - Politisi Senior Partai Golkar Zainal Bintang menyatakan ada tiga nama calon pengganti Ketua Umum DPP Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (ARB).
Hal itu digulirkan lantaran kinerja Ical dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2009 dipertanyakan kader Partai Golkar karena tidak sesuai harapan.
"Ada yang sudah mempersiapkan diri, Agung Laksono, dan Priyo Budi Santoso, ada juga MS Hidayat Menteri Perindustrian," kata Zainal usai acara diskusi di kawasan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/4/2014).
Menurutnya, calon yang paling kuat sebagai Ketua Umum, adalah calon yang terlibat dalam organisasi masyarakat (ormas) atau sayap Partai Golkar. Sebab, ormas partai ini dianggap berpengaruh hingga di kalangan grass root.
"Yang berakar itu Agung Laksono karena dia Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro), bersama Priyo Ketum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) memiliki posisi lebih kuat," kata Zainal.
Bintang juga mengatakan, Partai Golkar akan melakukan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dalam waktu dekat ini untuk mengevaluasi hasil kinerja ARB sebagai calon presiden dari Golkar yang dianggap kurang maksimal dalam pileg lalu. Rencananya Rapimnas itu akan diselenggarakan Mei, namun bisa dipercepat jadwalnya sesuai dengan kebutuhan.
"Pileg Partai Golkar yang tidak mencapai target menimbulkan pertanyaan kader yang harus dijawab elit Golkar, yaitu lewat Rapimnas," kata Zainal.
Kata dia, evaluasi terhadap ARB ini dilakukan karena pertanyaan 'mengapa' target Pileg tersebut tidak tercapai. Rapimnas ini bukan muncul dari pihak ARB, tapi dari kader yang takut bila partai beringin ini mengalami stagnansi politik.
"Konsekuensinya adalah mengevaluasi kinerja Ketum. Sebagai Ketum partai mestinya beri tanggungjawab moril pada kader, bahwa partai tidak penuhi target dan mari evaluasi, tapi itu bukan muncul bukan dari Ical, tapi muncul dari kader yang takut partai akan stagnansi," katanya.
Berita Terkait
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi
-
Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina
-
Golkar Resmi Proses PAW Adies Kadir, Sarmuji Tegaskan Tak Ada 'Lompat Pagar'
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?