Suara.com - Bintang film panas Hollywood, Asa Akira, ternyata bukan berasal dari keluarga broken home seperti kebanyakan bintang film panas lainnya. Bintang film berwajah asia itu berasal dari keluarga baik-baik.
Sejak kecil, Asa Akira dibesarkan dalam keluarga yang normal. Ayah ibunya tidak bernah bercerai dan sudah hidup bersama selama 30 tahun. Tak cuma itu, Asa juga mengenyam pendidikan yang sangat berkualitas, Sekolah Internasional Perserikatan Bangsa-bangsa di Manhattan. Pendidikan berkelas itu ia dapat karena sang kakek adalah seorang diplomat Jepang, sudah bertugas selama 45 tahun.
Namun sayang, saat bersekolah di sekolah PBB itu, dirinya tidak menunjukkan prestasi yang menonjol. Akibatnya dirinyapun tidak mendapat beasiswa di tahun kedua. Akhirnya dirinya bersekolah di sekolah umum di Washington.
Sembari sekolah, dirinya menyambi bekerja menjadi kasir di sebuah toko buku. Diam-diam dia punya ambisi lain, yakni menjadi bintang film panas, namun tak tahu jalannya.
Berbagai profesi pun ia lakoni sejak itu. Dari menjadi asisten pengajar di sebuah sekolah anak usia dini, sampai menjadi pegawai magang di sebuah penerbitan majalah busana. Namun itu juga tidak membuatnya puas sampai akhirnya secara tidak sengaja seorang lelaki menawarinya bekerja di industri hiburan dewasa.
Tapi itu tak juga cukup baginya. Ia ingin lebih sukses di industri tersebut. Pertemuannya dengan seorang bintang panas lainnya membuka jalannya. Dia pun terbang ke Los Angeles, pusat industri hiburan dewasa di Amerika Serikat. Sejak itu ia terkenal sebagai salah satu dari hanya lima persen perempuan Asia dalam industri tersebut. Ia pun menyematkan "Akira" - mengikuti tokoh komik Jepang - di namanya, sebagai nama panggungnya.
Sebagai bintang film panas, perjalanannya tidak terlalu mulus. Dirinya pernah terkena penyakit menular seksual. Usianya yang kian menua - kini menginjak 28 tahun - juga membuatnya memutar otak untuk mencari usaha baru. Usia itu terbilang tua untuk ukuran bintang film panas. Mereka yang kini masuk dunia hiburan dewasa rata-rata berumur 21 tahun. Untuk itulah, dirinya mulai belajar menjadi sutradara. (News.com.au)
Berita Terkait
-
"Playboy Instagram" Patahkan Kaki Seorang Bintang Film "Panas"
-
Dua Bintang Porno Tampil di Game of Thrones
-
Bintang Porno Cantik Tersandung Kasus Penyiksaan Binatang
-
Berfoto Telanjang di SMA, Bintang Porno Cantik DiJebloskan ke Penjara
-
Routledge Terbitkan 'Porn Studies', Jurnal Pertama Tentang Studi Pornografi
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Polda Metro Jaya Pastikan Layanan Pindah Terminal Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
-
Pemerintah Tangguhkan Urusan Board of Peace dan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza, Apa Kata DPR?
-
Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi
-
Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut
-
TNI Turun Tangan Selidiki Teror Air Keras Andrie Yunus: Respons Dugaan Keterlibatan Prajurit
-
Presiden Prabowo Penuhi Permintaan Warga Aceh, Salurkan Bantuan Daging Meugang Sambut Idulfitri
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Heboh! Di Sini Calon Politisi Perempuan Diminta Layanan Seks demi Tiket Pemilu
-
Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur