Suara.com - Ada yang lucu pada sidang terdakwa Andi Mallarangeng dalam kasus proyek Hambalang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Selatan, Senin (28/4/2014).
Dalam sidang tersebut Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, hadir sebagai saksi. Pada penghujung sidang, Andi diberi kesempatan untuk bertanya kepada saksi Djoko.
"Pak Djoko, posisi kita sama-sama tidak tanda tangan, dulu kita sering maen tenis bareng, tapi posisi kita sekarang berbeda, saya jadi terdakwa dan Anda menjadi saksi," ujar Andi di persidangan yang spontan mengundang tawa pengunjung sidang.
Andi kemudian kembali melanjutkan pertanyaan tentang peran di kementerian masing-masing.
"Artinya, kalau bawahan kita membuat surat, atau kebijakan-kebijakan melanggar peraturan kita masing-masing, walaupun dengan dasar. Melanggar atau tidak melanggar Pak Menteri PU?" tanya Andi ke Djoko.
Namun Djoko malah bertanya kembali kepada Andi.
"Kenapa?" tanya Djoko.
Tawa pun kembali memecah keheningan suasana sidang. Bahkan pengunjung nampak ada yang bertepuk tangan. Sebelum Andi mengulangi pertanyaannya lagi, Djoko mengaku senang mendengarkan pidato Andi.
"Saya tadi memang senang mendengarkan pidato Anda, saya tahu pertanyaannya," ujar Djoko sambil tertawa.
Berita Terkait
-
Adhyaksa Dault Tegaskan Proyek Hambalang Dihentikannya karena Bermasalah
-
Nota Keberatan Ditolak, Andi Mallarangeng Ikuti Saja Maunya Hakim
-
Disaksikan Keluarga, Keberatan Andi Mallarangeng Ditolak Majelis Hakim
-
Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Andi Mallarangeng
-
Andi Mallarangeng Ingin Proyek Hambalang Dilanjutkan Lagi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT