Suara.com - Program Jaminan Pensiun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tidak akan menggusur program jaminan pensiun yang sudah ada karena badan di bawah Presiden itu hanya membidik pekerja yang bergaji maksimal Rp16 juta per bulan.
Dirut BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya, Selasa (29/4/2014), mengatakan PP tentang Jaminan Pensiun sedang dalam proses pembahasan.
BPJS Ketenagakerjaan akan melaksanakan program Jaminan Pensiun pada 1 Juli 2015 hanya melingkupi jaminan dasar. Artinya, sasarannya hanya pada pekerja dengan ceiling wage (upah tertinggi) delapan kali pendapatan tidak kena pajak (PTKP).
Saat ini, nilai PTKP sebesar Rp2 juta rupiah. Besaran PTKP biasanya ditentukan oleh besaran upah minimum.
Kondisi itu, kata Elvyn, memungkinkan pengelola dana pensiun seperti Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) menyasar pekerja berupah di atas Rp16 juta.
Program jaminan pensiun, di sisi lain dipertanyakan sejumlah kalangan karena manfaat yang didapat pekerja saat pensiun tidak akan sebesar yang dibayangkan saat masih bekerja karena nilainya akan tergerus inflasi.
Namun, di sisi lain, Jaminan Pensiun jauh baik daripada pekerja tidak memiliki jaminan pensiun sama sekali setelah purna kerja nanti. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
KAI Catat 88 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Selama Libur Isra Mikraj
-
Pelaku Asusila di Bus Transjakarta Koridor 1A Diproses Hukum
-
Akses Terputus Sepekan, Kepala BNPB Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Jepara
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Bayangi Akhir Pekan Jakarta
-
Belajar dari Broken String Aurelie Moeremans: Mengapa Korban Sulit Lepas dari Jerat Pelaku?
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana