News / Internasional
Senin, 05 Mei 2014 | 09:13 WIB
Michael Setiawan, pemuda Indonesia yang diduga menjadi pelaku rasisme dan vandalisme. (Youtube)

Suara.com - Michael Setiawan, imigran asal Indonesia, ditangkap kepolisian New York, Amerika Serikat (AS), karena diduga melakukan tindakan rasis. Michael tertangkap kamera CCTV saat melakukan aksi vandalisme bertuliskan rasis terhadap kaum Yahudi di sebuah gedung.

Aksi Michael diduga tak cuma itu saja. Diduga, dia juga melakukan aksi vandalisme pada 15 kendaraan dan empat bangunan lainnya.

Ayah Michael, Thomas Setiawan mengaku terkejut dengan penangkapan terhadap anaknya. "Polisi datang ke rumah saya pada pukul lima pagi untuk menangkap Michael. Saya sangat syok dan bingung. Apa yang dilakukan Michael, saya takut dia melukai seseorang," ujar Thomas seperti dikutip dari laman Daily Mail, Senin (5/5/2014).

"Polisi hanya mengatakan jangan khawatir. Tidak ada yang terluka. Michael ditangkap karena menimbulkan ketakutan pada masyarakat. Dia tertangkap CCTV melakukan vandalisme bertuliskan rasis. Itu membuat masyarakat khawatir dengan kebencian yang ditorehkan Michael," lanjut Thomas.

Lelaki yang memboyong keluarganya dari Jakarta ke New York pada 1989 itu menuturkan bahwa Michael adalah mantan polisi. Michael diduga depresi setelah adiknya, Erik Setiawan, bunuh diri pada Juli 2011.

"Saya tidak tahu kenapa dia keluar dari kepolisian. Suatu hari dia berkata kalau dirinya ingin keluar. Itu saja," ujar Thomas.

Load More