Suara.com - Michael Setiawan, imigran asal Indonesia, ditangkap kepolisian New York, Amerika Serikat (AS), karena diduga melakukan tindakan rasis. Michael tertangkap kamera CCTV saat melakukan aksi vandalisme bertuliskan rasis terhadap kaum Yahudi di sebuah gedung.
Aksi Michael diduga tak cuma itu saja. Diduga, dia juga melakukan aksi vandalisme pada 15 kendaraan dan empat bangunan lainnya.
Ayah Michael, Thomas Setiawan mengaku terkejut dengan penangkapan terhadap anaknya. "Polisi datang ke rumah saya pada pukul lima pagi untuk menangkap Michael. Saya sangat syok dan bingung. Apa yang dilakukan Michael, saya takut dia melukai seseorang," ujar Thomas seperti dikutip dari laman Daily Mail, Senin (5/5/2014).
"Polisi hanya mengatakan jangan khawatir. Tidak ada yang terluka. Michael ditangkap karena menimbulkan ketakutan pada masyarakat. Dia tertangkap CCTV melakukan vandalisme bertuliskan rasis. Itu membuat masyarakat khawatir dengan kebencian yang ditorehkan Michael," lanjut Thomas.
Lelaki yang memboyong keluarganya dari Jakarta ke New York pada 1989 itu menuturkan bahwa Michael adalah mantan polisi. Michael diduga depresi setelah adiknya, Erik Setiawan, bunuh diri pada Juli 2011.
"Saya tidak tahu kenapa dia keluar dari kepolisian. Suatu hari dia berkata kalau dirinya ingin keluar. Itu saja," ujar Thomas.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
-
Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah