Suara.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sempat terdiam sejenak saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperlihatkan empat buah foto dalam sidang lanjutan terdakwa Akil Mochtar dalam kasus sengketa pilkada yang berperkara di MK.
Mahfud pun mengakui foto yang dipamerkan ini adalah ruang kerja hakim konstitusi.
"Itu ruang Ketua MK. Itu ruang kerja saya dulu dan itu kursi saya dulu," kata Mahfud saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Senin (5/5/2014).
Dalam sajian foto ini, foto pertama memamerkan lelaki, yang belakangan mirip dengan Muhtar Efendy, orang dekat Akil, mengenakan batik lengan panjang warna merah dan sedang duduk di kursi Ketua MK.
Foto kedua, nampak mengenakan pria yang sama menggunakan kaos hitam berkerah juga sedang duduk di sebuah kursi. Ketiga, masih dengan baju yang sama, pria tersebut sedang bersama Akil melihat komputer. Terakhir, foto yang memampangkan Akil dan lelaki mirip Muhtar itu foto bersama.
"Saya yakin itu ruang kerja saya karena ada gambar garuda di belakang," ujar Mahfud.
Namun, Mahfud mengaku tidak mengenal sosok pria tersebut.
"Itu siapa, saya tidak kenal," katanya.
Muhtar adalah pengusaha pembuat atribut kampanye pilkada yang juga orang dekat Akil. Muhtar diduga menjadi perantara suap untuk Akil dalam pengurusan sengketa pilkada.
Nama Muhtar sendiri terdaftar dalam puluhan mobil yang disita KPK untuk penyidikan pencucian uang Akil.
Akil didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang sejak ia masih menjabat sebagai anggota DPR hingga Ketua MK. Nilai pencucian uang saat menjadi Ketua MK mencapai Rp161 miliar, sedangkan saat menjadi anggota DPR kira-kira Rp20 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate