Suara.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am mengungkapkan jumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak Indonesia masih sangat tinggi, Selasa (6/5/2014).
Menurut data KPAI, tahun 2011 tercatat sebanyak 329 kasus, tahun 2012 naik menjadi 746 kasus, sedangkan pada 2013 turun menjadi 525 kasus atau kalau dirata-rata, terjadi 45 kasus setiap bulan.
"Bahkan, hasil riset yang dilakukan Yayasan Kita dan Buah Hati pada tahun 2013 menemukan sekitar 76 persen dari 2.818 siswa SD kelas 4 - 6 sudah pernah mengakses materi pornografi melalui online," kata Asrorun Ni'am usai menggelar Forum Grup Discussion (FGD) bersama Kemenkominfo dan Mabes Polri di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat.
Asrorun mengatakan penyebab tingginya kasus kekerasan seksual pada anak, antara lain karena pengaruh bebasnya peredaran video porno. Para pelaku yang berhasil ditangkap polisi, diketahui memiliki koleksi foto porno ataupun sering menyaksikan situs porno.
"Sehingga peran pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran situs pornografi ataupun penyebaran foto porno melalui online harus menjadi perhatian khusus bagi semua yang memiliki kepentingan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Israel Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla, Distrum Hingga Tulang Rusuk Patah dan Sulit Nafas
-
Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban
-
Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini
-
Sebut Kelas Menengah Makin Rentan, Sosiolog UGM: Apabila Tak Diatasi Cepat, Dampaknya Akan Beruntun
-
Senjata Canggih Iran Siap Meledak Jika Donald Trump Nekat Perintahkan Pentagon Serang Teheran
-
Menlu Austria Ngamuk ke Anak Buah Benjamin Netanyahu: Perlakuannya Tidak Dapat Diterima!
-
Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender
-
Sudah Empat Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Belum Tuntas Dipadamkan
-
TNI Kerahkan Pasukan dan Helikopter Buru OPM Usai 8 Pendulang Emas Dibunuh di Yahukimo
-
Bukan Sekadar Fiskal, Pimpinan DPD: Pidato Prabowo Ekspresi Nyata Ekonomi Pancasila