Suara.com - Ada insiden ketegangan ketika calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo (Jokowi) baru tiba di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/5/2014) sore. Ketegangan terjadi antara pendukung Jokowi dari Jakarta dengan komunitas Sahabat Rakyat, Makassar.
Menurut agenda, seharusnya setelah Jokowi mendarat di Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Jokowi langsung dibawa ke posko Sahabat Rakyat, bukannya malah ke kantor redaksi koran.
"Harusnya meresmikan posko dulu setelah dari bandara, baru salat, terus pengukuhan, gak tahu kenapa tahu-tahu ke tribun," kata Abdul Ma'bud, juru bicara posko Sahabat Rakyat.
Abdul menegaskan bahwa yang mengundang Jokowi ke Makassar adalah komunitas Sahabat Rakyat, bukan partai. Itu sebabnya, Abdul kecewa.
Ketegangan tak berlanjut ke hal-hal yang tak diinginkan setelah kedua belah pihak saling mengalah.
Sebelum ke Makassar, Jokowi kunjungan ke Manado. Di Manado, Jokowi blusukan ke Pasar Beriman, Tomohon. Selain itu, Jokowi juga datang ke Sinode Gereja Masehi Injil di Minahasa. Kemudian, ia memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Negeri Manado di Bukit Inspirasi, Tomohon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal